Berita

Aktivis 1998 Khalid Zabidi/Net

Politik

Khalid Zabidi: Golkar Bangun Poros Pilpres Tanpa PDIP dan Gerindra

JUMAT, 13 MEI 2022 | 11:40 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Peta politik koalisi Pilpres 2024 usai Idulfitri tahun ini mulai bermunculan. Utamanya bagi Partai Golkar yang langsung bergerak setelah adanya pertemuan elite Partai Gerindra dengan PDI Perjuangan.

Begitu analisis aktivis 1998 Khalid Zabidi, menanggapi silaturahmi politik yang dilakukan Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dengan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan di Jakarta, Kamis kemarin (12/5).

Khalid mengamati, baik posisi maupun manuver politik Golkar dan Airlangga tak bisa dianggap remeh. Karena, terhitung sudah 3 kali Menteri Koordinator Bidang Perekonomian ini didatangi dan mendatangi elite parpol lainnya.


Dalam catatannya, pada 10 Maret 2022 pertama kali Airlangga dan jajaran pengurus pusat Golkar bertamu ke kantor Partai Nasdem melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh.

"Menyusul setelah itu, tepatnya pada 7 Mei 2022 Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY sowan ke kediaman Airlangga Hartarto dalam rangka silahturahmi Idulfitri 1443 H,"  ujar Khalid kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (13/5).

Adapun pertemuan kemarin, Khalid menilai kedatangan Suharso dan Zulhas ke kediaman Airlangga sebagai penguatan Golkar menjadi induk poros koalisi Pilpres 2024.

"Airlangga Hartarto mulai membangun komunikasi politik riil dengan para capres dan ketua umum partai politik, Nasdem, Demokrat, PAN, PPP, yang memungkinkan terbentuknya poros politik baru," tuturnya.

Satu hal yang membuat Khalid yakin Golkar akan membentuk poros sendiri, yaitu ketika melihat kedekatan yang semakin erat antara elite Partai Gerindra dan PDIP.

Terkhusus menurutnya, terlihat ketika momen lebaran kemarin. Prabowo harus lalu lalang dari Jakarta ke Yogyakarta menemui Presiden Joko Widodo, kemudian kembali lagi ke Jakarta hanya untuk sowan lebaran kepada Megawati Soekarnoputri, Puan Maharani, hingga elite PDIP.

Bahkan setelah itu, Prabowo kembali melakukan safari politik ke wilayah Jawa Timur untuk bertemu kepala daerah di sana, Khofifah Indar Parawansa, dan mengunjungi beberapa ulama, pondok pesnatren, hingga berziarah ke makam Presiden RI keempat Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

"Prabowo dan Megawati nampaknya membangun poros politik terlebih dahulu sehingga tidak ada pilihan lain buat Golkar, Airlangga Hartarto menyambutnya dengan membangun komunikasi koalisi partai politik baru dan tampaknya tanpa PDIP dan Gerindra," tandas Khalid yang juga Ketua Dewan Pembina Relawan Muda Airlangga (RMA).

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya