Berita

Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera/Net

Politik

Apresiasi Koalisi Bertiga-Bersatu, PKS Masih Wait And See

JUMAT, 13 MEI 2022 | 11:27 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengapresiasi terbentuknya koalisi Bertiga-Bersatu untuk Pemilu 2024 besutan Golkar, PAN, dan PPP di Rumah Heritage Sam Ratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, pada Kamis malam (12/5).

“Apresiasi tiga parpol yang sudah berinisiatif maju bersama,” kata Ketua DPP PKS, Mardani Ali Sera, kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu di Jakarta, Jumat (13/5).

Mardani berharap parpol yang lain juga dapat segera membentuk koalisi menjelang Pemilu 2024 yang kurang dari dua tahun lagi. Menurut dia, jika koalisi antarparpol sudah terbentuk sejak dini maka peta politik akan semakin jelas.


“Sesudah itu akan ada kontestasi yang jelas dalam karya dan gagasan yang dapat memajukan demokrasi kita,” katanya.

Saat disinggung soal sikap politik PKS, Mardani mengatakan masih wait and see, sembari menjajaki parpol lain untuk berkoalisi.

“PKS terus berkomunikasi dan menjajaki koalisi dan akan diumumkam pada waktu yang tepat,” pungkasnya.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga mengisyaratkan pertemuan dengan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa merupakan koalisi antarparpol. Ia menyebut pertemuan dengan istilah “Bertiga-Bersatu”. Bersatu itu yakni beringin, matahari, dan baitullah (Ka’bah)

“Jadi pertemuan ini tentu diharapkan dengan matahari ini PAN bisa berjalan, dan pohon beringin semakin tunbuh. Dan juga pertemuan kerja sama ini adalah yang diridhoi oleh Allah SWT,” kata Airlangga, Kamis malam (12/5).

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya