Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

AS Siap Bocorkan Rahasia Teknologi Vaksin Covid-19 Buatannya

JUMAT, 13 MEI 2022 | 10:23 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) akan membagikan teknologi yang digunakannya untuk membuat vaksin Covid-19, serta membantu melakukan pengujian dan perawatan untuk populasi yang sulit yang dijangkau.

Begitu yang dikatakan oleh Presiden AS Joe Biden ketika membuka KTT Covid-19 global kedua pada Kamis (12/5).

"Kami menyediakan teknologi kesehatan yang dimiliki oleh pemerintah AS, termasuk protein lonjakan stabil yang digunakan dalam banyak vaksin Covid-19," ujarnya, seperti dikutip Reuters.


Biden kemudian meminta Kongres untuk menyediakan dana tambahan sehingga AS dapat berkontribusi lebih banyak untuk respons pandemi global.

KTT tersebut digelar bersama oleh AS, Belize, Jerman, Indonesia, dan Senegal secara virtual. Mereka membahas upaya mengakhiri pandemi dan mempersiapkan ancaman kesehatan di masa depan.

KTT ini pertama kali diselenggarakan pada September tahun lalu untuk mendorong lebih banyak vaksinasi, mengirim tes dan perawatan ke populasi berisiko tertinggi, memperluas perlindungan kepada petugas kesehatan, dan menghasilkan pembiayaan untuk kesiapsiagaan pandemi.

Forum ini berhasil mengumpulkan lebih dari 3 miliar dolar AS dalam pendanaan baru untuk memerangi pandemi, termasuk lebih dari 2 miliar dolar AS untuk tanggapan segera dan 962 juta dolar AS dalam komitmen untuk dana kesiapsiagaan pandemi Bank Dunia.

Setidaknya 14 negara lain serta WHO, Komisi Eropa, perusahaan sektor swasta seperti Google, dan organisasi non-pemerintah, menghadiri KTT tersebut.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya