Berita

Ketua KPK RI Firli Bahuri/Net

Politik

Banyak Inovasi, Firli Dianggap Layak jadi Tokoh Antikorupsi

KAMIS, 12 MEI 2022 | 19:15 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri dianggap sangat layak dijadikan tokoh antikorupsi.

Bukan tanpa alasan, menurut Direktur Eksekutif Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) Ahmad A Hariri, Firli kerap melakukan berbagai macam inovasi dalam upayanya membersihkan Indonesia dari praktik-praktik korupsi. Terbaru, mengenai pendidikan bagi partai politik yang terdaftar di KPU.

“Pak Firli sudah layak disebut tokoh antikorupsi Indonesia. Sejauh ini, sebagai Ketua KPK, beliau telah banyak melakukan terobosan,” kata Hariri dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis (12/5).


Terkait dengan program pendidikan politik cerdas berintegritas (PCB) terhadap partai politik yang digagas oleh KPK, menurut Hariri, sangat relevan dan dibutuhkan partai sebagai pemasok jabatan publik.

 â€œLangkah konkret, parpol itu produsen kepala daerah dan mestinya parpol ikut arahan KPK,” ungkap Hariri.

Dia mengatakan pelatihan tersebut akan mendorong kader parpol yang akan mengisi jabatan publik terhindar dari perilaku koruptif. Sehingga, korupsi dapat diberantas sampai ke akar-akarnya.

“Kami sepenuhnya mendukung digelarnya pelatihan ini. Ke depan, perilaku koruptif harus bisa dihilangkan dari para pejabat publik,” ujar Hariri.

KPK akan menyelenggarakan kegiatan executive briefing bagi para elite parpol. Briefing tersebut menyasar ketua umum, sekretaris jenderal, dan bendahara umum 20 parpol yang ada di Indonesia.

Kegiatan tersebut akan mulai diselenggarakan di Gedung Merah Putih KPK pada 18 Mei 2022 mendatang. Kegiatan itu sebagai rangkaian kegiatan program Politik Cerdas Berintegritas (PCB).

“Kegiatan ini kita lakukan karena kita melihat dan ini kita jadikan sebagai milestone menghadapi dan menjelang kegiatan tahun politik tahun 2024 yang akan datang," ujar Ketua KPK, Firli Bahuri, Selasa (12/5).


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Klaim Bahlil soal Energi Aman Patut Dipertanyakan

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:10

Kabut Perang Selimuti Wall Street, Nasdaq Jatuh Paling Dalam

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:09

Trump Perpanjang Jeda Serangan ke Iran

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:02

Tanpa Perencanaan, Pendatang Baru Berpotensi Jadi Beban

Jumat, 27 Maret 2026 | 08:01

OJK Prediksi Sejumlah Bank Besar akan Naik Kelas ke KBMI IV pada 2026

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:45

Harga Emas Anjlok Tertekan Dolar AS dan Proyeksi Suku Bunga Tinggi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:34

Bursa Eropa Tumbang, Indeks STOXX 600 Dekati Fase Koreksi

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:21

Pertama dalam Sejarah, Tanda Tangan Presiden Donald Trump akan Dicetak di Dolar AS

Jumat, 27 Maret 2026 | 07:07

Ekonomi Indonesia: Makro Sehat, Mikro Sekarat

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:35

Bekas Kepala KSOP Belawan Jadi Tersangka Skandal PNBP

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:24

Selengkapnya