Berita

PSI menyindir DPR dengan menggagas "Koin untuk Gorden Rumah Dinas DPR RI"/Repro

Politik

Sindir DPR, PSI Desak Rencana Pengadaan Gorden Rumah Dinas Dibatalkan

KAMIS, 12 MEI 2022 | 15:07 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Rencana pengadaan gorden untuk rumah dinas Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) senilai Rp 43,5 miliar dinilai sangat melukai rasa keadilan rakyat.

Merespons rencana tersebut, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) pun mendesak DPR segera membatalkannya. Sebagai bentuk keprihatinan, PSI bahkan menggagas gerakan "Koin untuk Gorden Rumah Dinas DPR RI".

Gerakan ini tak lain untuk menyindir rencana DPR RI yang dinilai sangat tidak penting di tengah kondisi ekonomi yang masih melemah seperti saat ini.


"Kami juga berharap DPR mampu bersikap cermat dan adil dalam menyusun anggaran untuk diri sendiri," kata Ketua umum DPP PSI, Giring Ganesha, saat jumpa pers di Markas DPP PSI, Jl. Wahid Hasyim No. 194, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (12/5).

"Kalau untuk diri sendiri saja amburadul, bagaimana kita bisa berharap DPR bisa mengawasi anggaran yang diajukan Kementerian atau lembaga negara?" sindirnya.

Padai akhir Maret lalu, 505 rumah dinas DPR rencananya akan mengalami penggantian gorden. Rencana ini butuh anggaran per rumah rata-rata Rp 80 juta.

Dari keterangan di laman Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE) DPR RI, tender pengadaan gorden ini dimenangkan PT Bertiga Mitra Solusi dengan penawaran Rp 43,5 miliar.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya