Berita

Lima Pj Gubernur usai dilantik oleh Mendagri Tito Karnavian/Net

Politik

Al Muktabar Paling Tajir, Ini Jumlah Kekayaan 5 Pj Gubernur yang Baru Dilantik Mendagri

KAMIS, 12 MEI 2022 | 12:28 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lima Penjabat (Pj) Gubernur pilihan Presiden Joko Widodo resmi dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (12/5).

Kelima Pj Gubernur yang dilantik itu adalah Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Al Muktabar sebagai Pj Gubernur Banten; Dirjen Mineral dan Batubara Kementerian ESDM, Ridwan Djamaluddin sebagai Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung.

Selanjutnya, Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Akmal Malik sebagai Pj Gubernur Sulawesi Barat; Staf Ahli Bidang Budaya Sportivitas Kementerian Pemuda dan Olahraga, Hamka Hendra Noer sebagai Pj Gubernur Gorontalo.


Terakhir, Deputi Bidang Pengelolaan Potensi Kawasan Perbatasan BNPP Kemendagri, Komisaris Jenderal (Purn) Paulus Waterpauw sebagai Pj Gubernur Papua Barat.

Selain jabatan sebelumnya, hal menarik untuk disimak dari lima Pj Gubernur ini adalah soal harta kekayaan mereka.

Berdasarkan penelusuran Kantor Berita Politik RMOL di laman resmi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Kamis pagi (12/5), empat Pj Gubernur yang baru dilantik ini terakhir melaporkan harta kekayaan pada 2020. Lalu satu di antaranya terakhir lapor pada 2017.

Untuk Pj Gubernur Banten, Al Muktabar, terakhir kali menyampaikan LHKPN periode 2020 yang dilaporkan pada 15 Februari 2021. Al Muktabar tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 16.214.851.492 (Rp 16,2 miliar).

Selanjutnya Pj Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Ridwan Djamaluddin terakhir melaporkan LHKPN periode 2020 ke KPK pada 24 Februari 2021 dengan harta kekayaan sebesar Rp 9.562.032.127 (Rp 9,5 miliar).

Kemudian untuk Pj Gubernur Sulawesi Barat, Akmal Malik, juga terakhir melaporkan LHKPN periode 2020 yang dilaporkan ke KPK pada 22 Maret 2021, dengan harta kekayaan sebesar Rp 4.117.840.926 (Rp 4,1 miliar).

Lalu untuk Pj Gubernur Gorontalo, Hamka Hendra Noer, terakhir melaporkan LHKPN ke KPK juga pada periode 2020 yang dilaporkan pada 29 Januari 2021 dengan harta kekayaan sebesar Rp 11.977.500.000 (Rp 11,9 miliar).

Nah, untuk Pj Gubernur Papua Barat, Komjen (Purn) Paulus Waterpauw terakhir melaporkan LHKPN ke KPK pada periode 2017 yang dilaporkan pada 31 Maret 2018 saat menjabat sebagai Kapolda Sumatera Utara (Sumut). Dalam LHKPN itu Paulus tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp 10.643.026.000 (Rp 10,6 miliar).

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

Tidak Mengutuk Tapi Ayo Gugat Israel di PBB

Minggu, 05 April 2026 | 01:55

Energi Transisi Sulap Desa Rentan jadi Resisten

Minggu, 05 April 2026 | 01:32

1.305 Rekomendasi Audit BPK di Kementerian PU Belum Tuntas

Minggu, 05 April 2026 | 01:10

Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Buntut Demo Kenaikan BBM

Minggu, 05 April 2026 | 00:52

Menang di Tingkat Kasasi, Natalia Rusli Fokus Kawal Perkara Pidana

Minggu, 05 April 2026 | 00:32

Pemerintah Desak DK-PBB Lindungi Pasukan Perdamaian di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 00:12

Pelni Sukses Layani 467 Ribu Penumpang Selama Arus Mudik-Balik Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 23:57

KSAD: Tiga Prajurit Gugur, Kami Sangat Kehilangan

Sabtu, 04 April 2026 | 23:32

Menlu Ungkap Ada Tiga Prajurit TNI Lagi Terluka di Lebanon

Sabtu, 04 April 2026 | 23:11

ITERA: Fenomena Langit Lampung Timur Diduga Sampah Antariksa Roket China

Sabtu, 04 April 2026 | 22:42

Selengkapnya