Berita

Megawati Soekarnoputri saat menerima gelar Profesor Honoris Causa dari Seoul Institute of The Arts, Korea Selatan/Repro

Politik

Samuel Wattimena: Megawati Bukan Hanya Bicara, Tapi Praktikkan Seni Bagian Kehidupan Rakyat

RABU, 11 MEI 2022 | 22:58 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri mendapatkan gelar profesor istimewa dari Seoul Institute of The Arts (SIA) atas dedikasinya menjaga nilai luhur budaya bangsa. Putri Proklamator Soekarno itu dianggap telah memiliki komitmen tinggi terhadap kemaslahatan rakyat.

Salah seorang sahabat dekat Megawati yang merupakan seorang designer, Samuel Wattimena, mengatakan, Megawati memang pantas menerima berbagai penghargaan itu.

Menurutnya, sebagai pemimpin parpol terbesar di Indonesia, Megawati membawa partai dan anggotanya mengurusi masalah kerakyatan. Mulai dari soal stunting, bantaran sungai, memasak tanpa minyak goreng, dan berbagai hal lainnya.


Samuel menjelaskan publik boleh saja mempertanyakan mengapa partai besar justru mengurusi bantaran sungai, makanan dan isu lainnya. Padahal, perhatian Megawati itu mengindikasikan bahwa dirinya sangata memahami urusan kehidupan rakyat.

“Disitu Ibu Megawati justru bilang ‘politik ini harus mencakup lifestyle atau berbagai segi kehidupan’. Politik bukan hanya kekuasaan. Kekuasaan berhubungan dengan rakyat. Yang berhubungan dengan rakyat? Makanan, keseharian, gaya hidup," kata Samuel, Rabu (11/5).

Dia menambahkan, gelar profesor dari insitut ternama di Seoul itu bukan sembarangan. Sebab, selama ini Samuel melihat Megawati telah menerapkan kehidupannya agar berbangsa dengan kebudayaan yang memiliki nilai luhur sebagai identitas suatu bangsa.

"Buntutnya politik untuk rakyat. Jadi lebih luasnya adalah Ibu Megawati bukan hanya berbicara namun mempraktikkan seni bagian dari kebudayaan dan kehidupan rakyat,” demikian Samuel.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya