Berita

Partai Gelora/Net

Politik

Bedah Peluang Lolos Partai Baru Ke Senayan, Komunikolog: Gelora Punya Magnet Politik Kuat

RABU, 11 MEI 2022 | 18:22 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menjelang tahun politik 2024, bermunculan partai politik (parpol) baru. Menurut catatan Forum Politik Indonesia ada 6 partai politik yang sudah mengantongi SK pengesahan Kementerian Hukum dan HAM yakni Partai Pelita, Partai Ummat, Partai Kebangkitan Nasional (PKN), Partai Rakyat, Partai Rakyat Adil Makmur (Prima), dan Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora). Juga ada 1 parpol sedang berproses di kemenkumham yaitu Partai Masyumi (reborn).

Hal ini menambah banyaknya partai politik di Indonesia, yang mana sebelumnya sudah ada 7 parpol non legislatif setelah pemilihan tahun 2019, yaitu Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI), Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Partai Berkarya, Partai Garuda, dan Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

Menurut Komunikolog Politik sekaligus Ketua Forum Politik Indonesia Tamil Selvan, hanya akan ada 2 Partai Politik non parlemen yang memiliki kemungkinan lolos paling besar, yaitu Partai Perindo dan Partai Gelora. Menurut Kajiannya, hal ini disebabkan dua faktor besar antara lain keterkenalan masyarakat kepada partai tersebut serta kemampuan magnet politik pimpinan partai.


"Total ada 14 parpol non parlemen secara nasional, dan menurut kajian kami hanya Perindo dan Gelora yang akan lolos di 2024. Saya kira yang patut diacungi jempol adalah kemampuan magnet politik dari pimpinan partai Gelora yang mampu membawa partainya ke posisi sekarang," ungkap Kang Tamil panggilan akrabnya, Rabu (11/5).

Menurut Tamil Partai Perindo memiliki perolehan suara paling tinggi diantara parpol non parlemen pada pemilu 2019 yaitu 3,7 juta suara. Sementara dengan Parlementary Treshold (PT) 4persen, parpol perlu mengantongi sekitar 5,6 juta suara. Hal ini membuat Perindo sangat berpeluang lolos di pemilu 2024, karena menurutnya Perindo mampu meningkatkan eksistensi mesin partai dan menempatkan beberapa kadernya di dalam pemerintahan saat ini.

"Amannya diposisi 6 juta suara nasional, dan Perindo sudah punya modal 3,7 juta. Saya lihat mereka mampu menjaga bahkan meningkatkan hal itu di 2024, apalagi beberapa  kadernya masuk di jajaran pemerintah saat ini," ungkapnya.

Lebih lanjut Kang Tamil mengatakan bahwa sebagai partai baru, Gelora dinilainya mampu menyamai bahkan mungkin melebihi pencapaian Partai Perindo, sebab menurutnya Gelora memiliki pimpinan partai yang digandrungi masyarakat serta para khalayak politik.

"Di Gelora ini ada Anies Matta dan Fahri Hamzah yang integritas ketokohannya terjaga sehingga menjadi magnet politik yang sangat kuat. Ini yang tidak dimiliki Perindo atau Parpol non parlemen lainnya. Saya sangat yakin Partai ini akan lolos bahkan melebihi target PT yang ditentukan," jelasnya.

Kang Tamil juga mengatakan bahwa Partai Gelora memiliki esensi nasional religius yang saat ini banyak digadang oleh partai-partai besar untuk meraup suara di akar rumput. Padahal menurutnya, esensi nasional religius itu tidak menempel pada partai besar tersebut.

"Nasional Religius di Gelora ini jelas, karena Anies Matta dan Fahri Hamzah adalah kader tulen partai agama, namun partai yang mereka bentuk bercirikan nasional. Kalau Partai yang lain, tidak memiliki irisan yang jelas antara religius dan nasional nya, baik dari sisi ideologi pimpinan partai maupun corak nama parpol. Maka saya kira ini menjadi keungulan mereka dalam meraup suara masyarakat," tandasnya.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Sikap Adem Ayem Seskab Teddy Mencurigakan

Selasa, 05 Mei 2026 | 02:06

KPK Dalami Peran Haji Her dan Suryo di Skandal Cukai Rokok

Jumat, 01 Mei 2026 | 20:51

UPDATE

Rano: Pendidikan Harus Memerdekakan Manusia

Jumat, 08 Mei 2026 | 00:05

Car Free Day di Rasuna Said Digelar Perdana 10 Mei

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:34

Kasus Pemukulan Waketum PSI Bro Ron Berujung Damai

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:12

Kali Kukuba di Halmahera Timur Diduga Tercemar Limbah PT FHT

Kamis, 07 Mei 2026 | 23:00

Pemerintah Bebaskan Pajak Restrukturisasi BUMN

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:39

Negara Disebut Kehilangan Ratusan Triliun dari Bisnis Sawit

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:15

Akper Husada Naik Kelas Jadi STIKES

Kamis, 07 Mei 2026 | 22:06

Dugaan Jual Beli Jabatan Pemkab Cianjur Bisa Rusak Meritokrasi

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:27

DPR Usul 1 Puskesmas Punya 1 Psikolog

Kamis, 07 Mei 2026 | 21:04

New Media Merasa Dicatut, DPR Minta Bakom Lebih Hati-hati

Kamis, 07 Mei 2026 | 20:50

Selengkapnya