Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Empat Partai Ini Sulit Tentukan Cawapres jika Nanti Mengusung Anies Sebagai Capres

RABU, 11 MEI 2022 | 17:30 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Empat partai politik yaitu Nasdem, PKS, PAN, dan Demokrat akan sulit menentukan calon wakil presiden (cawapres) jika mereka koalisi mengusung Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres).

Menurut analis politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga, Nasdem, PKS, PAN, dan Partai Demokrat setidaknya sudah memberikan penilaian positif terhadap Anies, baik dari kinerja dan kepemimpinannya.

"Ada peluang parpol tersebut akan berkoalisi mengusung Anies menjadi capres pada Pilpres 2024. Parpol tersebut tampaknya tidak akan berdebat lagi tentang kelayakan Anies menjadi capres.” ucap Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/5).


Menurutnya, jika nanti partai politik tersebut melabuhkan hatinya kepada Anies Baswedan, maka kendala yang akan dihadapi selanjutnya yakni menentukan siapa cawapres yang paling cocok untuk Anies Baswedan.

"Parpol tersebut tampaknya akan sulit satu suara saat menentukan cawapresnya Anies. Sebab, banyak nama yang diajukan untuk mendampingi Anies, diantaranya Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Ridwan Kamil, Andhika Perkasa, dan Erick Thohir,” katanya.

Mantan Dekan FIKOM IISIP itu menuturkan dari empat nama tersebut memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

Jika Anies dipasangkan dengan Panglima TNI Jenderal Andhika Perkasa atau Erick Thohir, maka akan sulit untuk Anies, lantaran keduanya memiliki elektabilitas yang rendah.

"Karena itu, bila dipasangkan dengan Anies tampaknya belum kompetitif. Pasangan Anies-Andhika atau Anies-Erick kalah bersaing dengan pasangan Prabowo-Puan dan Airlangga-Ganjar,” katanya.

Dia menambahkan Anies paling cocok dan pas dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono lantaran elektabilitasnya selalu teratas dalam sejumlah survei kredibel.

"Jadi, untuk saat ini, yang potensial mendampingi Anies tampaknya AHY atau Ridwan. Meski demikian, peluang Andhika dan Erick belum tertutup asalkan keduanya dapat meningkatkan elektabilitasnya dalam waktu singkat,” tutupnya.


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya