Berita

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga/RMOL

Politik

Jadi Capres 2024 Paling Kuat, Anies Baswedan Paling Layak Didampingi AHY atau Ridwan Kamil

RABU, 11 MEI 2022 | 17:13 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dua tahun jelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024, muncul beberapa nama tokoh yang layak diusung sebagai calon presiden (Capres) dan Calon wakil presiden (Cawapres). Beberapa nama Capres yang digadang-dagang memliki kans kuat salah satunya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga berpandangan, untuk kandidat Capres Anies, dua nama tokoh yang dipandang paling cocok mendampingi Anies, yakni Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Bila dilihat dari elektabilitasnya, ada dua nama yang layak untuk mendampingi Anies. Pertama AHY dan kedua Ridwan Kamil,” ucap Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (11/5).


Menurutnya, AHY memiliki elektabilitas yang relatif tinggi, lantaran dari hasil sejumlah survei yang kredibel, elektabilitas AHY konsisten masuk di lima besar.

Apalagi, kata Jamiludin, hasil simulasi yang dilakukan beberapa lembaga survei, elektabilitas pasangan Anies-AHY sangat tinggi.

"Ini artinya, pasangan Anies-AHY sangat kompetitif bila dihadapkan dengan pasangan lain, seperti Prabowo-Puan dan pasangan Airlangga-Ganjar,” ucap Jamiluddin.

Adapun Ridwan Kamil, kata Jamiluddin, juga layak mendampingi Anies. Sebab, elektabilitas pria yang karib disapa Emil ini juga kerap masuk lima besar, sehingga lebih prospek bila berpasangan dengan Anies.

"Hanya saja, simulasi hasil survei, elektabilitas pasangan Anies-Ridwan tidak terlalu tinggi. Elektabilitas pasangan Anies-AHY masih tetap lebih tinggi,” tutupnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

Bos Rokok PT Gading Gadjah Mada Dipanggil KPK

Senin, 27 April 2026 | 14:16

Usai Dilantik, Jumhur Tegaskan Status Hukum Bersih dari Vonis 10 Bulan

Senin, 27 April 2026 | 21:08

UPDATE

Pantura Jawa Penyumbang 23-27 Persen PDB Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:19

Dari Riau, Menteri LH Dorong Green Policing Go Nasional

Senin, 04 Mei 2026 | 16:18

Purbaya Jawab Santai Sambil 'Geal-Geol' Diisukan Ambruk dan Mau Dipecat

Senin, 04 Mei 2026 | 16:05

Maritim Indonesia di Persimpangan AI

Senin, 04 Mei 2026 | 15:34

BPJS Kesehatan Siap Bangun Kantor Layanan di IKN

Senin, 04 Mei 2026 | 15:32

Imigrasi Tangkap WNA Terlibat Prostitusi Online di Bali

Senin, 04 Mei 2026 | 15:27

Keberpihakan Prabowo ke Ojol Perkuat Keadilan Ekonomi

Senin, 04 Mei 2026 | 15:26

Ade Kunang dan Sang Ayah Didakwa Terima Suap Rp12,4 Miliar

Senin, 04 Mei 2026 | 15:17

Giant Sea Wall Pantura Digarap 20 Tahun, Libatkan Investor dan 23 Kementerian

Senin, 04 Mei 2026 | 14:50

OPEC+ Umumkan Kenaikan Produksi Setelah Ditinggal UEA

Senin, 04 Mei 2026 | 14:45

Selengkapnya