Berita

Unjuk rasa anti-pemerintah di Sri Lanka/Net

Dunia

Bantah Kirim Pasukan Militer ke Sri Lanka, India: Itu Laporan Palsu

RABU, 11 MEI 2022 | 16:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

India membantah adanya laporan yang menyebut pihaknya telah mengirim pasukan militer ke Sri Lanka di tengah kerusuhan di negara tersebut akibat krisis ekonomi parah.

Bantahan itu disampaikan oleh Komisi Tinggi India di Kolombo pada Rabu (11/5). Komisi menyebut informasi tersebut spekulatif dan tidak sejalan dengan posisi pemerintah India.

Lebih lanjut, komisi tersebut juga menyoroti adanya informasi yang menyebut tokoh-tokoh politik tertentu dan keluarganya telah melarikan diri ke India.


“Komisi tinggi baru-baru ini memperhatikan desas-desus yang beredar di beberapa media dan media sosial bahwa orang-orang politik tertentu dan keluarga mereka telah melarikan diri ke India,” ujar komisi tersebut, seperti dikutip Scroll.

"Ini adalah laporan palsu dan terang-terangan palsu, tanpa kebenaran atau substansi apapun," tambahnya.

Komisi itu menambahkan, pihaknya India sepenuhnya mendukung demokrasi, stabilitas, dan pemulihan ekonomi Sri Lanka.

Jurubicara Kementerian Luar Negeri India, Arindam Bagchi pada Selasa (10/5) mengatakan India telah memberikan dukungan senilai lebih dari 3,5 miliar dolar AS ke Sri Lanka untuk membantu mengatasi krisis ekonomi yang dihadapi.

Sri Lanka mengalami krisis ekonomi parah yang memicu aksi protes sejak bulan lalu. Cadangan devisa yang menyusut membuat negara kekurangan pasokan energi hingga obat-obatan, dan barang-barang penting lainnya.

Pada Selasa, protes besar-besaran dari warga berujung kerusuhan. Pengunjuk rasa bahkan membakar rumah-rumah pejabat tinggi, mendorong Mahinda Rajapaksa mengundurkan diri sebagai Perdana Menteri.

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai untuk Bangun Ekonomi

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:16

7 Cara Mencegah ISPA saat Musim Kemarau

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:10

ITDC Buka Suara soal Laporan Dugaan Korupsi PPK Mandalika ke KPK

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:07

Nadiem Apresiasi Mahasiswa yang Turun ke Jalan

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:04

Usulan Penderita TB Jadi Penerima MBG Harus Dikaji Matang

Selasa, 23 Juni 2026 | 16:01

Kemenkeu Belum Berminat Miliki Saham BEI

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:59

Tiga Pejabat Bea Cukai Segera Diadili Gegara Terima Suap dan Gratifikasi Rp71 Miliar

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:53

Update Harga iPhone Terbaru di Indonesia 22 Juni 2026

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:49

Kuasa Hukum Sulaiman Minta Komnas HAM Awasi Dugaan Kriminalisasi

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:45

Joko Anwar Umumkan Pengabdi Setan 3 Akan Tayang 2027

Selasa, 23 Juni 2026 | 15:32

Selengkapnya