Berita

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol menerima kehadiran Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri di Istana Kepresidenan Korea, Seoul pada Rabu, 11 Mei 2022/Ist

Politik

Presiden Yoon Suk-yeol Rayu Megawati, Minta Indonesia Dukung Korsel Lewat Presidensi G20

RABU, 11 MEI 2022 | 13:00 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ada permintaan khusus yang disampaikan oleh Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol ketika mengundang Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri di Istana Kepresidenan, Seoul pada Rabu pagi (11/5) waktu setempat.

Sebagai negara yang tengah memegang Presidensi G20 dan akan menjadi Ketua ASEAN tahun depan, Yoon berharap, Indonesia dapat memberikan dukungannya pada Korea Selatan.

“Terkait dengan dua hal tersebut, kami berharap Indonesia terus menerus dapat menunjukkan kepemimpinannya juga memberikan dukungan dan perhatian kepada Korea Selatan,” ujar Yoon.


Yoon mengatakan, Korea Selatan dan Indonesia sama-sama telah melewati perjalanan sejarah yang berliku, namun berhasil meraih demokrasi serta mencapai perkembangan ekonomi.

Hal itu, tambahnya, menjadi penting dalam membangun kerjasama yang spesial antara kedua negara. Terlebih Indonesia merupakan satu-satunya negara ASEAN yang menjalin kemitraan khusus dengan Korea Selatan.

"Selama setengah abad ini Indonesia dan Korea Selatan melakukan loncatan besar di bidang kerjasama,” ucap Yoon.

Secara pribadi, Yoon juga menyebut Megawati telah lama menjalin tali silaturahmi yang sangat erat dengan Korea Selatan.

Melalui pertemuan tersebut, Yoon berharap agar Megawati berkenan memberi perhatian dan dukungannya untuk Korea Selatan.

“Suatu kemuliaan bagi saya bisa bertemu dengan Ibu Megawati yang telah lama memberikan kontribusi dalam peningkatan perdamaian di Semenanjung Korea,” pungkas Yoon.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

Konsep Pasar Modern Tak Harus Identik Bangunan Mewah

Selasa, 07 April 2026 | 04:15

Jangan cuma Israel, Preman Kampung di Purwakarta Juga Wajib Dikutuk

Selasa, 07 April 2026 | 04:04

Tukang Ojek Ditembak Penumpang, Motor Dibawa Kabur

Selasa, 07 April 2026 | 03:38

Subsidi BBM Bocor Rp7 Triliun Gegara Kemacetan Jakarta

Selasa, 07 April 2026 | 03:15

KA Bangunkarta Anjlok di Bumiayu, Penumpang Dievakuasi 10 Bus

Selasa, 07 April 2026 | 03:00

Fahira Sodorkan Lima Strategi Pasar Tradisional Jadi Fondasi Jakarta Kota Global

Selasa, 07 April 2026 | 02:25

Waspada Politik Gunting dalam Lipatan di Lingkaran Istana

Selasa, 07 April 2026 | 02:11

Muslim Iran, Berjuanglah untuk Islam

Selasa, 07 April 2026 | 02:07

Viral Mobil Dinas di Kawasan Puncak, Pemprov DKI Minta Maaf

Selasa, 07 April 2026 | 01:36

Seruan Pemakzulan Prabowo Muncul dari Ketakutan Operasi Besar Berantas Korupsi

Selasa, 07 April 2026 | 01:12

Selengkapnya