Berita

Narapidana ditangkap kembali setelah melarikan diri dari penjara Bellavista di Santo Domingo de los Tsachilas, Ekuador, pada 10 Mei 2022, sehari setelah kerusuhan/Net

Dunia

Kerusuhan Geng di Penjara Ekuador, Puluhan Napi Tewas Ratusan Buron

RABU, 11 MEI 2022 | 11:31 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Sebanyak 44 narapidana tewas dan lebih dari seratus dinyatakan buron dalam serentetan kerusuhan yang terjadi di penjara Ekuador.

Dikonfirmasi kepala Kementerian Dalam Negeri, Patricio Carrillo, tragedi di penjara Bellavista di Santo Domingo, sebuah provinsi yang terletak di sebelah barat ibu kota Quito, disebabkan perkelahian antara narapidana dari dua geng saingan: Los Lobos, yang terlibat dalam kerusuhan baru-baru ini di penjara lain di dekat kota Cuenca, dan geng R7.

"Sebagian besar kematian akibat luka tusuk," kata Carrillo, seperti dikutip dari AFP, Selasa (11/5).


Ia tidak menutup kemungkinan jumlah korban akan bertambah karena beberapa orang mengalami luka parah. Awalnya, pihak berwenang telah berbicara tentang 41 kematian tetapi pada hari Selasa (10/5) jumlahnya meningkat menjadi 44.

Semua jenazah diperkirakan akan dipindahkan ke kerabat pada Selasa.

Presiden Ekuador Guillermo Lasso menanggapi berita tersebut dengan mengatakan bahwa negaranya tidak akan menyerah pada mafia.

“Komitmen kami untuk memulihkan ketertiban di penjara adalah tegas. Contohnya adalah tindakan Kementerian Dalam Negeri dan Kepolisian Ekuador yang langsung melakukan pemindahan 6 pimpinan komplotan kriminal ,” ujarnya.

Para pemimpin geng dipindahkan ke dua penjara dengan keamanan maksimum yang terpisah. Menurut Carrillo, 112 narapidana telah ditangkap kembali sementara 108 lainnya masih buron.

Selama beberapa tahun terakhir, Ekuador telah menyaksikan peningkatan yang signifikan dalam insiden penjara. Pada tahun 2021, setidaknya 316 narapidana tewas dalam kerusuhan penjara yang terpisah.

April lalu, 20 korban dilaporkan tewas menyusul bentrokan di penjara Turi, dekat Kota Cuenca.

Pemerintah telah menyebutkan peningkatan perdagangan narkoba sebagai salah satu faktor yang berkontribusi terhadap peningkatan kekerasan di lembaga pemasyarakatan negara, meskipun kepadatan di penjara tetap menjadi masalah yang signifikan.

65 penjara Ekuador menampung sekitar 39.000 narapidana tetapi telah menyatakan kapasitasnya hanya untuk 30.000.

Penjara Bellavista memiliki kapasitas untuk 1.200 narapidana tetapi saat ini menampung 1.700.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

Eggi Sudjana, Kau yang Memulai Kau yang Lari

Senin, 29 Desember 2025 | 01:10

Kasus Suap Proyek di Bekasi: Kedekatan Sarjan dengan Wapres Gibran Perlu Diusut KPK

Senin, 29 Desember 2025 | 08:40

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

KPK Panggil Beni Saputra Markus di Kejari Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 13:09

UPDATE

Konflik Memanas di Yaman Selatan, RI Dukung Saudi Gelar Konferensi Damai

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:16

Kuasai 51,57 Persen Hak Suara, Danantara Tetap Jadi Pemegang Saham Mayoritas Telkom

Kamis, 08 Januari 2026 | 10:03

Bank Raya Perkenalkan Kartu Digital Debit Visa di Momentum Tahun Baru 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:50

Investor di Asia Hati-hati Sikapi Gejolak Politik Global

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:36

Rencana Prabowo Bangun 1.100 Kampung Nelayan Tahun 2026

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:28

Kebijakan Chromebook Era Nadiem Rawan Dikriminalisasi

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Bukan Sejahtera, Rakyat Indonesia Bahagia karena Beriman!

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:27

Menlu AS akan Bertemu Pejabat Denmark Soal Akuisisi Greenland

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:21

Pertama di Indonesia, BRI Raih Sertifikasi TMMi Level 3

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:13

Swasembada Harus Berdampak pada Stabilitas Harga Pangan

Kamis, 08 Januari 2026 | 09:11

Selengkapnya