Berita

Lukisan Varvara Hamianin yang menggambarkan situasi perang di Ukraina/Repro

Dunia

Melihat Kengerian Perang di Ukraina Lewat Lukisan Varvara Hamianin

SELASA, 10 MEI 2022 | 18:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Tidak seperti biasanya. Varvara Hamianin lebih banyak menggunakan cat berwarna merah dan hitam untuk lukisan-lukisannya dalam beberapa waktu terakhir.

Ketika dulu ia lebih suka menggunakan warna-warna yang cerah, saat ini ia seakan ingin menunjukkan betapa "gelapnya" hidup di bawah bayang-bayang perang.

Remaja 17 tahun dari sebuah kota kecil di wilayah Kyiv itu menjadi satu di antara jutaan warga Ukraina yang menyaksikan kengerian invasi Rusia sejak 24 Februari lalu.


Kota yang ia tinggali bersama ibu, kakak perempuan, dan adik laki-lakinya itu memang disebut-sebut terbilang "aman". Tetapi kata "aman" tidak membuatnya bebas dari suara ledakan dan hidup dengan cemas.

Varvara tinggal terpisah dengan sang ayah, Vasyl Hamianin, lantaran ia harus bertugas sebagai Duta Besar Ukraina di Jakarta.

Tetapi situasi di Ukraina yang semakin memburuk mengharuskan Varvara dan adik laki-lakinya melakukan evakuasi, sehingga saat ini tinggal bersama sang ayah sejak 13 Maret lalu.

Sementara ibu dan kakaknya dengan berani memutuskan menjadi sukarelawan, membantu warga lansia yang kesulitan mendapatkan obat-obatan dan makanan di Kyiv.

Meski sudah tidak berada di zona perang, Varvara tidak bisa menghilangkan rasa kecemasannya. Alih-alih, ia menuangkan perasaan tersebut lewat karya-karya lukisan yang kerap dijadikan kampanye untuk menunjukkan kengerian situasi di Ukraina.

Lukisan-lukisannya itu juga seringkali diunggah Dubes Vasyl di media sosialnya.

Salah satu lukisan Varvara menunjukkan seorang perempuan berpakaian tradisional Ukraina yang sedang memegang bom molotov dilatari kobaran api.

Lukisan lainnya memperlihatkan serangan roket yang menghancurkan gedung-gedung dengan seseorang yang matanya terluka dan mulutnya dijahit.

Satu lagi lukisannya berisi sejumlah orang menangis di antara kobaran api.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

UPDATE

Diminati Klub Azerbaijan, Persib Siap Lepas Eliano Reijnders?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:58

Investasi Emas untuk Keuntungan Maksimal: Mengapa Harus Disimpan dalam Jangka Panjang?

Sabtu, 04 April 2026 | 15:37

Harga Plastik Melonjak, Pengamat Ingatkan Dampaknya Bisa Lebih Berbahaya dari BBM

Sabtu, 04 April 2026 | 14:49

DPR Minta ASN yang WFH Dipantau Ketat!

Sabtu, 04 April 2026 | 14:31

Komisi V DPR Minta Pemerintah Lakukan Pemilihan Terdampak Gempa Sulut-Malut

Sabtu, 04 April 2026 | 14:00

DPR Minta Pemda Pertahankan Guru PPPK Paruh Waktu di Tengah Efisiensi Anggaran

Sabtu, 04 April 2026 | 13:47

Trump Digugat Dua Lusin Negara Bagian Terkait Pemilu

Sabtu, 04 April 2026 | 13:24

Daftar Tayang Bioskop April 2026: Dari Petualangan Galaksi Mario hingga Ketegangan Horor Lokal

Sabtu, 04 April 2026 | 13:22

Ledakan di Markas PBB Lebanon Kembali Lukai 3 Prajurit TNI, 2 Luka Serius

Sabtu, 04 April 2026 | 13:01

Sindiran Iran ke AS Menggema di Tengah “Pembersihan” Pentagon

Sabtu, 04 April 2026 | 12:51

Selengkapnya