Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Bagi Hensat, Peluang Anies Capres 2024 Besar karena Elektabilitasnya Moncer Terus

SELASA, 10 MEI 2022 | 15:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Partai Nasdem wilayah Jawa Barat solid mendukung Anies Baswedan menjadi calon presiden untuk 2024 mendatang. Anies diusung karena dinilai mumpuni menjadi calon presiden.

Bukan hanya Nasdem, sejauh ini beberapa partai politik juga memberi sinyal kuat akan mendukung Anies untuk bertarung dalam Pemilu mendatang. Beberapa partai itu PKS dan PAN.

Penggagas lembaga survei KedaiKOPI Hendri Satrio berpendapat, Anies Baswedan akan lebih moncer jika tiket Capres dari sejumlah partai politik telah ia genggam. Apalagi dukungan lebih gencar terhadap Gubernur DKI Jakarta itu.


Hasil survei beberapa lembaga termasuk KedaiKOPI, kata pria yang karib disapa Hensat ini, juga menempatkan Anies salah tokoh yang berpeluang besar menjadi Capres.

“Karena elektabilitasnya juga tinggi, dan dukungannya banyak. Apalagi salah satu kriteria calon presiden yang diunggulkan di 2024 itu kan cerdas,” ucap Hensat kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (10/5).

Pengamat politik dari Universitas Paramadina ini menambahkan, siapapun yang akan mendampingi Anies Baswedan akan cocok. Meski demikian, Hensat mengingatkan kepada tokoh yang akan mendampingi mantan Mendikbud itu harus mampu mengimbangi dengan pikiran politik yang cemerlang.

“Banyak nama ya bisa Ridwan Kamol, bisa Khofifah, bisa Andika, bisa ET (Erick Thohir) bisa Puan, karena pada dasarnya kalau Capres elektabilitasnya tinggi Cawapres itu melengkapi saja,” katanya.

"Elektabilitas Cawapres itu sebetulnya tidak terlalu menentukan untuk pasangan walaupun akan bisa membantu,” tutupnya.

Dari hasil simulasi suver beberapa lembaga Anies selalu berada di 3 besar selain Prabowo Subianto dan Ganjar Pranowo.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Indeks Kecakapan Bahasa Inggris di Indonesia Masih Rendah, Ini Sebabnya

Selasa, 09 Juni 2026 | 22:16

Putusan Kasasi MA Sengketa Lahan Digugat, Prinsipal Lapor Badan Pengawas

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:53

KPK dan Polri Ternyata Lakukan Joint Investigation dalam OTT Bupati Muara Enim

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:44

Badak Kalimantan Terakhir di Alam Liar Segera Dievakuasi

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:16

Nadiem Kecewa Replik Jaksa Abaikan Fakta Persidangan

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:05

Budi Bantah Ditawari Jadi Menkeu: Sekarang Masih Menkes!

Selasa, 09 Juni 2026 | 21:00

Citizen Lawsuit, Rangkap Jabatan Otto Hasibuan Digugat ke Pengadilan

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:52

DEN Ingatkan Risiko Inflasi Imbas Rupiah Melemah

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:45

Besok Prabowo ke Lampung, Tinjau RSUD Krui

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:36

Luhut: 80 Persen Data Pemerintah Sudah Terhubung Lewat GovTech Berbasis AI

Selasa, 09 Juni 2026 | 20:21

Selengkapnya