Berita

Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol/Net

Dunia

Yoon Suk-yeol: Jika Korut Bersedia Denuklirisasi, Korsel Akan Beri Imbalan Ekonomi

SELASA, 10 MEI 2022 | 15:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden baru Korea Selatan, Yoon Suk-yeol mengungkap rencana beraninya demi menyelesaikan proses denuklirisasi dengan Korea Utara.

Dalam pidato pertamanya usai dilantik pada Selasa (10/5), Yoon mengatakan pihaknya akan membantu perekonomian Korea Utara sebagai imbalan jika Pyongyang menghentikan program senjata nuklirnya.

“Jika Korea Utara benar-benar memulai proses untuk menyelesaikan denuklirisasi, kami siap untuk bekerja dengan masyarakat internasional untuk menyajikan rencana berani yang akan sangat memperkuat ekonomi Korea Utara dan meningkatkan kualitas hidup rakyatnya," kata Yoon, seperti dikutip The Guardian.


Yoon mengatakan program senjata nuklir Korea Utara bukan hanya ancaman keamanan bagi Korea Selatan dan Asia Timur. Sehingga penting untuk tetap membuka pintu dialog untuk menyelesaikannya secara damai.

Yoon yang merupakan seorang konservatif dilantik setelah memenangkan pilpres dengan suara tipis pada Maret lalu. Ia telah berjanji untuk mengambil sikap yang lebih keras terhadap Pyongyang daripada pemerintahan sebelumnya.

Dalam sebuah wawancara baru-baru ini, Yoon mengatakan tidak memang tidak merencanakan pertemuan dengan Kim Jong Un, namun tidak juga menghindarinya.

“Namun, jika kami tidak dapat menunjukkan hasil apa pun, atau hasil hanya untuk pertunjukan dan tidak memiliki hasil aktual dalam denuklirisasi itu tidak akan membantu kemajuan hubungan antara kedua Korea," pungkasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya