Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

WMO: Suhu Bumi Diproyeksikan Naik 1,5 Derajat Celcius Pada Tahun 2026

SELASA, 10 MEI 2022 | 12:54 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Bumi diproyeksikan akan mengalami pemanasan jangka pendek hingga 1,5 derajat Celcius di atas tingkat pra-industri lima tahun ke depan atau tahun 2026.

Organisasi Meteorologi Dunia (WMO) pada Senin (9/5) mengatakan, proyeksi tersebut memiliki peluang mencapai 50 persen.

Kendati begitu hal tersebut tidak berarti dunia akan melewati ambang pemanasan jangka panjang 1,5 derajat Celcius, yang telah ditetapkan para ilmuwan sebagai batas tertinggi untuk menghindari bencana perubahan iklim.


Namun satu tahun pemanasan pada 1,5 derajat Celcius dapat bisa menjadi jangka panjang jika tidak ada tindakan yang dilakukan.

Selain itu, satu tahun dengan penambahan suhu 1,5 derajat Celcius juga memiliki dampak mengerikan, termasuk membunuh banyak terumbu karang hingga menyusutnya lapisan es Laut Arktik.

“Kami semakin dekat untuk mencapai target yang lebih rendah dari Perjanjian Paris untuk sementara waktu,” kata sekretaris jenderal WMO Petteri Taalas, seperti dikutip Reuters.

Peluang Bumi mengalami pemanasan hhingga 1,5 derajat Celcius untuk waktu yang singkat telah meningkat sejak 2015.

Pada 2020, para ilmuwan memperkirakan peluangnya mencapai 20 persen. Kemudian tahun lalu direvisi menjadi hingga 40 persen.

Sementara itu, dalam hal rata-rata jangka panjang, suhu global rata-rata sekarang sekitar 1,1 derajat Celcius lebih hangat daripada rata-rata pra-industri.

Di bawah Perjanjian Paris 2015, para pemimpin dunia berjanji untuk mencegah suhu dunia melintasi ambang batas 1,5 derajat Celcius pada jangka panjang. Tetapi sejauh ini mereka gagal dalam mengurangi emisi pemanasan iklim.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya