Berita

Anak Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Mochamad Herviano/Net

Politik

PDIP Lebih Berpeluang Usung Anak BG Ketimbang Anak Jokowi di Pilgub Jateng

SENIN, 09 MEI 2022 | 10:14 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tensi hubungan politik antara Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri dengan Presiden Joko Widodo bakal mempengaruhi keputusan partai untuk pemilihan gubernur (pilgub) Jawa Tengah (Jateng).

Begitu analisis Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie, menanggapi beredarnya nama anak Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Budi Gunawan, Mochamad Herviano, yang potensial diusung PDIP di Pilgub Jateng ketimbang Gibran.

"Memang kedekatan Budi Gunawan dengan Mega menjadi acuan diusung PDIP pada 2024 mendatang," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (9/5).


Di samping itu, Jerry menilai ketidaksepahaman antara Megawati dan Jokowi terkait Pilpres 2024 juga menjadi batu sandungan Gibran untuk berkarir ke jenjang politik yang lebih luas.

Pasalnya, Jokowi belakangan memberikan tanda-tanda dukungan kepada Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang berniat maju sebagai capres 2024. Sementara elite-elite PDIP sendiri tak menunjukkan dukungannya kepada Ganjar, justru mengarah pada Ketua DPR RI Puan Maharani.

"Apalagi kalau kita melihat grafik kemiskinan di Jateng sangat tragis; belum lagi kasus Wadas lalu," bebernya menambahkan.

Maka dari itu, Jerry tak begitu yakin peluang Gibran maju di Pilgub Jateng terbuka lebar dari PDIP. Sebab menurutnya, dengan kejadian politik yang ada sekarang ini, kemungkinan Megawati tak ingin gaya kepemimpinan Ganjar terulang, dan akhirnya membuat PDIP terpuruk di perhelatan politik selanjutnya.

"Secara hitung-hitungan politik agak sulit bagi PDIP mengandalkan Gibran apalagi hubungan Jokowi dan Mega kurang harmonis," demikian Jerry.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Beruang di Istana

Kamis, 30 April 2026 | 12:14

Rincian 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp116 Triliun yang Baru Diresmikan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 | 11:56

KPK Periksa Pejabat Pemkot Madiun dalam Kasus Dugaan Pemerasan Wali Kota Maidi

Kamis, 30 April 2026 | 11:43

Menteri PPPA Disorot Usai Minta Maaf, Dinilai Perlu Tingkatkan Sensitivitas dan Komunikasi Publik

Kamis, 30 April 2026 | 11:27

Arab Saudi Beri Asuransi Khusus Risiko Panas Saat Puncak Haji

Kamis, 30 April 2026 | 11:06

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

Kamis, 30 April 2026 | 11:05

Hasil Komunikasi Dasco dengan Presiden Prabowo, Pemerintah Siapkan Rp 4 Triliun Perbaiki Perlintasan Kereta Api

Kamis, 30 April 2026 | 11:02

Harga Emas Antam Ambruk ke Rp2,7 Juta per Gram di Akhir Bulan

Kamis, 30 April 2026 | 10:50

Suami Bupati Pekalongan Dicecar KPK soal Aliran Uang Perusahaan Keluarga

Kamis, 30 April 2026 | 10:45

Prabowo Dijadwalkan Hadiri Puncak Hari Buruh di Monas Besok

Kamis, 30 April 2026 | 10:28

Selengkapnya