Berita

Presiden Amerika Serikat, Joe Biden/Net

Dunia

Tak Ada Jadwal Pertemuan Bilateral dengan Biden, Kamboja: Para Pemimpin ASEAN Harusnya Diperlakukan Hormat

SENIN, 09 MEI 2022 | 09:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Beberapa hari menjelang KTT ASEAN-Amerika Serikat (AS) yang akan digelar di Washington pada pekan depan, Kamboja memberikan sentilan kepada Presiden Joe Biden.

Menteri sekaligus penasihat Perdana Menteri Hun Sen, Kao Kim Hourn mengimbau Biden untuk menghabiskan lebih banyak waktu dengan para pemimpin ASEAN jika Washington serius meningkatkan hubungan AS dan kawasan tersebut.

Imbauan tersebut muncul lantaran Kao Kim Hourn mencatat tidak ada rencana pertemuan bilateral antara para pemimpin ASEAN dengan Biden selama KTT yang digelar pada 12-13 Mei nanti, mengingat sang pemimpin negeri paman sam itu sibuk.


"Para pemimpin ASEAN harus diperlakukan dengan hormat dan setara, serta diberi kesempatan untuk menghabiskan waktu yang berguna dengan Biden," ujarnya, seperti dikutip Asia One, Senin (9/5).

Tahun ini, Kamboja memenang kursi keketuaan ASEAN. Hun Sen dan delapan pemimpin negara ASEAN lainnya diperkirakan akan menghadiri KTT tersebut, sedangkan pemimpin Myanmar masih dikecualikan karena kudeta.

“Sebagai negara besar, negara tuan rumah, AS harus lebih murah hati kepada para tamu, para pemimpin yang bepergian ke Washington, terutama karena (Biden) akan berbicara tentang meningkatkan kemitraan strategis menjadi kemitraan strategis yang komprehensif, ” lanjut Kao Kim Hourn.

Sejauh ini Gedung Putih belum memberikan tanggapan atas sindiran dari Kao Kim Hourn. Tetapi Sekretaris Pers Gedung Putih, Jen Psaki mengatakan Biden akan mengundang para pemimpin ASEAN untuk makan malam.

KTT ASEAN-AS kali ini akan menjadi pertemuan puncak pertama para pemimpin ASEAN yang digelar di Washington.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya