Berita

AIIB/Net

Dunia

Secercah Harapan, Sri Lanka Bisa Dapat Bantuan dari Bank Infrastruktur Asia Buatan China

SENIN, 09 MEI 2022 | 09:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sri Lanka mendapatkan harapan di tengah krisis ekonomi parah yang sedang terjadi. Negara itu kemungkinan akan mendapatkan bantuan dari Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) yang didukung China.

Kementerian Luar Negeri Sri Lanka pada Minggu (8/5) mengungkap, AIIB sedang mempertimbangkan untuk memberikan 100 juta dolar AS dalam bentuk pinjaman dan dukungan.

AIIB sendiri didirikan pada tahun 2014 untuk mempromosikan investasi infrastruktur di seluruh Asia, memperoleh sebagian besar pendanaannya dari China.


Dimuat Reuters, China adalah pemberi pinjaman bilateral terbesar Sri Lanka, dengan saldo 6,5 miliar dolar AS yang sebagian besar dipinjamkan selama dekade terakhir untuk proyek infrastruktur besar, termasuk jalan raya, pelabuhan, bandara, dan pembangkit listrik tenaga batu bara.

Beijing telah memberikan Sri Lanka pinjaman sindikasi 1,3 miliar dolar AS dan swap dalam mata uang 1,5 miliar dolar AS untuk meningkatkan cadangannya.

Kedua negara sedang dalam pembicaraan untuk batas kredit 1,5 miliar dolar AS dan pinjaman sindikasi baru hingga 1 miliar dolar AS.

Bulan ini, Kolombo mengatakan pembicaraan antara Sri Lanka dan China telah dimulai sejak April untuk restrukturisasi utang.

Ekonomi Sri Lanka dipukul keras oleh pandemi, kenaikan harga minyak dan pemotongan pajak populis oleh pemerintah Presiden Gotabaya Rajapaksa.

Menteri Keuangan Ali Sabry mengatakan, Sri Lanka berada dalam krisis, dengan cadangan devisa yang dapat digunakan turun menjadi 50 juta dolar AS.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya