Berita

Vaksinasi booster dilakukan Binda Bali di beberapa kabupaten/kota/RMOL

Nusantara

Percepat Vaksinasi Booster, Binda Bali Dukung Kebangkitan Pariwisata Pulau Dewata

MINGGU, 08 MEI 2022 | 20:50 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pemerintah berupaya mengendalikan pandemi virus corona baru (Covid-19) agar aktivitas masyarakat pulih dan perekonomian bisa berjalan seperti sebelum pandemi. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mempercepat pelaksanaan vaksinasi hingga dosis ketiga atau vaksin booster.

Kepala Badan Intelijen Negara Daerah (Binda) Bali Brigjen Hadi Purnomo mengatakan, percepatan vaksinasi harus terus dilakukan agar fenomena melandainya kasus Covid-19 terus berlanjut, dan laju pemulihan ekonomi makin menguat di Pulau Dewata ini.

“Perekonomian Bali bertumpu pada pariwisata. Pariwisata tidak bisa berjalan bila kasus Covid-19 tetap tinggi," ujar Brigjen Hadi dalam keterangannya, Minggu (8/5).


Atas dasar itulah, Hadi menjelaskan bahwa pihaknya ingin mendorong masyarakat meningkatkan kekebalan tubuh. Salah satunya melakukan vaksinasi hingga dosis booster.

"Agar kasus Covid-19 bisa terus kita tekan stabil jauh di bawah 5 persen positivity rate seperti sekarang ini. Dengan demikian, aktivitas sosial bisa dijalankan, pemulihan ekonomi bisa berjalan,” katanya menerangkan.

Hadi menuturkan, vaksinasi Covid-19 di Bali terus digelar secara serentak selama libur lebaran ini di beberapa kabupaten dan kota. Di antaranya Wantilan, Badung, Bangli, Buleleng, Jembrana, Karangasem.

“Selain sebagai prakondisi pemulihan ekonomi, percepatan vaksinasi ini juga sebagai persiapan jelang Konferensi Tingkat Tinggi atau KTT G20 di Bali. Sebagai tuan rumah, kita ingin even internasional ini berjalan sukses dan mengangkat kembali pariwisata Bali ke dunia luar,” sambungnya.

Lebih lanjut, Hadi mengimbau masyarakat meski sudah menerima vaksinasi dosis lengkap hingga booster agar tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan yang ketat saat beraktivitas.

"Walau sudah divaksin booster sekalipun, penerapan prokes saat berada di ruang publik tetap dijaga," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya