Berita

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi/Net

Politik

Bukan Gibran Jokowi, Anak BG Bisa jadi Alternatif PDIP Tarung di Pilgub Jateng

MINGGU, 08 MEI 2022 | 15:15 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bukan Gibran Rakabuming Raka, PDI Perjuangan bisa mengusung anak Kepala Badan Intelejen Negara (BIN) Budi Gunawan (BG), Herviano untuk diusung di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Tengah 2024 mendatang.

Direktur Gerakan Perubahan, Muslim Arbi mengatakan, Gibran dianggap tidak memiliki prestasi apa-apa selama menjabat sebagai Walikota Solo.

Bahkan, Muslim menganggap bahwa Gibran tidak akan jadi apa-apa jika orang tuannya, Joko Widodo sudah tidak menjabat Presiden Indonesia.


"Suatu jabatan KKN yang belum terjadi di masa presiden sebelum Jokowi. KKN makin Subur di era Jokowi. Padahal soal KKN sudah di larang di dalam Tap MPR," ujar Muslim kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/5).

Sehingga kata Muslim, sebagai alternatif, Ketua Umum (Ketum) PDIP, Megawati Soekarnoputri disarankan dapat mengusung Herviano yang telah memiliki pengalaman di legislatif.

"Bisa jadi anak BG, yang dekat dengan Megawati sebagai alternatif pengganti. Seperti Herviano misalnya," kata Muslim.

Namun demikian menurut Muslim, karena adanya kedekatan antara Megawati dengan BG, maka akan disorot sebagai unsur KKN.

Sebab, kata Muslim, pembarantasan terhadap KKN sudah menjadi kesepakatan seluruh rakyat Indonesia.

"Tapi bisa jadi PDIP muncul Bambang Pacul yang sekarang sebagai Ketua Komisi III DPR sebagai Gubernur Jateng. Atau kalau bisa di munculkan Gubernur wanita di Jawa Tengah seperti Khofifah di Jawa Timur dan Gubernur Atut di Banten, yakni Eva Kusuma Sundari," pungkas Muslim.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya