Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (AH) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)/Net

Politik

Jamiludin Ritonga: Duet AH-AHY Bisa Terwujud Jika Berkoalisi dengan Partai Islam

MINGGU, 08 MEI 2022 | 14:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (AH) dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dinilai cocok menjadi calon presiden dan wakil presiden di 2024 mendatang.

Analis politik Jamiluddin Ritonga berpendapat, kedua calon tersebut agak terkendala, lantaran keduanya dari kalangan nasionalis, dan kurang agamis.

Kendala itu, akan semakin memberatkan pasangan tersebut untuk menang bila diusung pada pemilihan pemilihan presiden (Pilpres) 2024.


Meski demikian, Jamiludin melihat peluang AH-AHY akan terbuka apabila Golkar dan Partai Demokrat dapat menarik partai Islam untuk berkoalisi.

"PKB, PPP, atau PKS berpeluang diajak berkoalisi agar Islam terwakili, sehingga koalisinya mencerminkan nasionalis dan agamis,” ucap Jamiluddin kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/5).

Menurutnya, jika keduanya tidak berkoalisi dengan partai Islam, pasangan tersebut juga sulit dapat menghilangkan polarisasi yang kental di tanah air.

Atas dasar itulah, pasangan ini kurang memberi prospek untuk menyatukan anak bangsa yang telah terpolariaasi sejak Pilpres 2014 dan 2019.

"Jadi, kalau pun dua partai itu berkoalisi, maka sebaiknya AHY sebagai Capres dan Airlangga Cawapresnya. Komposisi ini tentunya atas dasar hasil survei yang menunjukkan elektabilitas AHY lebih baik daripada Airlangga,” ujarnya.

"Masalahnya, apakah Golkar mau bila ketua umumnya tidak diusung menjadi Capres atau Cawapres?” demikian Jamiluddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya