Berita

Calon presiden Brasil, Luis Inacio Lula da Silva/Net

Dunia

Bela Demokrasi, Lula da Silva Siap Lawan Bolsonaro di Pilpres Brasil

MINGGU, 08 MEI 2022 | 09:50 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Luis Inacio Lula da Silva, seorang mantan presiden sayap kiri Brasil, telah mengumumkan pencalonannya kembali sebagai presiden untuk pilpres pada Oktober mendatang.

Pengumuman pencalonannya dilakukan Lula pada Sabtu (7/5). Ia menyerukan agar rakyat Brasil bersatu di belakangnya untuk membela demokrasi yang semakin tergerus di bawah pemerintahan Presiden Jair Bolsonaro dari sayap kanan.

"Momen paling serius yang dialami negara ini memaksa kita untuk mengatasi perbedaan kita dan membangun jalan alternatif menuju ketidakmampuan dan otoritarianisme yang mengatur kita," kata Lula, seperti dikutip Reuters.


Tanpa menyebut nama Bolsonaro, Lula mengatakan kepada para pendukungnya di sebuah pertemuan bahwa "musuhnya" tidak dapat memerintah dan terus-menerus berbohong kepada negara untuk menyembunyikan ketidakmampuannya.

"Kami ingin bergabung dengan para demokrat dari semua posisi politik, kelas, ras dan keyakinan agama untuk mengalahkan ancaman totaliter, kebencian, kekerasan dan diskriminasi yang menggantung di negara kami," tambah dia.

Pertemuan itu disebut sebagai "pra-peluncuran" alih-alih kampanye, untuk mematuhi UU pemilu Brasil di mana kampanye resmi pilpres dimulai pada Agustus.

Jajak pendapat baru-baru ini menunjukkan Lula mempertahankan keunggulannya atas Bolsonaro.

Lula mengatakan dia telah membentuk aliansi dari tujuh partai kiri-tengah, dan telah memilih mantan gubernur Sao Paulo Geraldo Alckmin sebagai pasangannya untuk menarik pemilih moderat yang tidak senang dengan pemerintahan Bolsonaro.

Lula menjabat sebagai presiden selama dua periode pada 2003 hingga 2010. Ketika itu, ia menekankan Brasil memiliki prestasi hebat karena ekspor yang luar biasa dan berhasil mengangkat jutaan orang dari kemiskinan.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Industri Sawit Terintegrasi Disiapkan PTPN di Sei Mangkei

Kamis, 30 April 2026 | 22:15

Gubernur NTB Tolak Cabut Laporan Aktivis Kemanusiaan

Kamis, 30 April 2026 | 21:41

APBN Tekor Rp240,1 T, Kemenkeu Tiadakan Konferensi Pers

Kamis, 30 April 2026 | 21:37

DPR Soroti Peran Strategis Proyek Danantara bagi Industri dan Lapangan Kerja

Kamis, 30 April 2026 | 20:41

Sejarah Hari Pendidikan Nasional 2 Mei, Asal Usul dan Peran Ki Hadjar Dewantara

Kamis, 30 April 2026 | 20:21

Mitigasi Dampak Perubahan Iklim, PLN-UNOPS Dorong Utilisasi EBT Nasional

Kamis, 30 April 2026 | 20:16

Apa Itu Sinkhole yang Muncul Kebun Warga Gunungkidul Yogyakarta?

Kamis, 30 April 2026 | 19:46

Sejarah Outsourcing dari Zaman Kolonial hingga Jadi Tuntutan di Hari Buruh 2026

Kamis, 30 April 2026 | 19:32

Kebijakan Energi RI Terjebak Pola Pikir Jangka Pendek Menahun

Kamis, 30 April 2026 | 19:27

Komisaris PT Loco Montrado Dicecar KPK soal Pengembalian Kerugian Negara Rp100 Miliar

Kamis, 30 April 2026 | 19:25

Selengkapnya