Berita

Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto menjamu Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono beserta istri/Net

Politik

AH-AHY Pasangan Menarik yang Bisa Jadi Kuda Hitam di Pilpres 2024

MINGGU, 08 MEI 2022 | 09:37 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bisa menjadi kombinasi yang menarik pada gelaran Pilpres 2024 mendatang.

Peluang keduanya maju bersama muncul setelah pada Sabtu (7/5), AHY bersama istri berkunjung ke kediaman dinas Airlangga Hartarto yang berada di Komplek Widya Chandra 3, Nomor 6, Jakarta Selatan.

Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit itu, muncul kode-kode kemungkinan koalisi menuju Pilpres 2024 mendatang, salah satunya saat memaknai akronim AHY yang selama ini melekat kepada Ketum Demokrat.


Kala itu, AHY menyebut bahwa kepanjangan dari akronim namanya bisa juga diartikan “Airlangga Hartarto Yes”.

Menanggapi itu, pengamat politik dari Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) Ujang Komarudin tidak menampik bahwa keduanya bisa tampil sebagai pasangan di Pilpres 2024 dan menjadi kuda hitam.

"Pasangan yang unik dan menarik. Akan menjadi kuda hitam di Pilpres. Kombinasi Airlangga politik senior yang sudah makan asam garam dengan AHY yang banyak disukai anak-anak muda. Pasangan yang cocok,” ucap Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (8/4).

Direktur eksekutif Indonesia Political Review ini menambahkan, Airlangga dan AHY bisa meminimalisir terjadinya perpecahan di tengah masyarakat dan mimpi buruk Pemilu 2019 silam.

Keduanya bisa menghilangkan polarisasi di masyarakat dan bisa mengeliminasi istilah cebong dan kampret di tengah-tengah masyarakat.

Disinggung mengenai peluang AH dan AHY di 2024, Ujang menjawabnya diplomatis.

"Soal peluang masih fifty-fifty. Bisa menang dan bisa juga kalah,” tutupnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Nasdem Ingatkan Ancaman El Nino dan Dampak Geopolitik ke Pangan Nasional

Selasa, 07 April 2026 | 14:17

Istana Kaji Wacana Potong Gaji Menteri, Belum ada Keputusan

Selasa, 07 April 2026 | 14:14

Pemerintah Genjot Biofuel untuk Redam Dampak Kenaikan Harga Pangan

Selasa, 07 April 2026 | 14:02

Benteng Etika Digital: Pemerintah Godok Dua Perpres untuk Jinakkan Risiko AI

Selasa, 07 April 2026 | 13:53

KPK Panggil Petinggi 5 Perusahaan Travel Haji

Selasa, 07 April 2026 | 13:34

Seruan Saiful Mujani Tak Digubris, Istana: Prabowo Fokus Agenda Strategis

Selasa, 07 April 2026 | 13:33

Monitoring Ketat Jadi Kunci WFH ASN Tetap Produktif

Selasa, 07 April 2026 | 13:21

Pemerintah Klaim Ketahanan Pangan Nasional Stabil hingga 11 Bulan ke Depan

Selasa, 07 April 2026 | 13:17

Jangan Adu Domba Rakyat dengan Pemerintah Soal BBM

Selasa, 07 April 2026 | 13:11

Kasus Suap Pemkab Bekasi: KPK Periksa Istri Ono Surono Sebagai Saksi

Selasa, 07 April 2026 | 13:08

Selengkapnya