Berita

Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/Net

Dunia

Jelang Victory Day Rusia, Inggris Gelontorkan Rp 23 Triliun Tambahan untuk Ukraina

MINGGU, 08 MEI 2022 | 08:59 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Inggris menyatakan komitmennya untuk memberikan tambahan bantuan senilai 1,3 miliar pound atau setara dengan Rp 23 triliun dalam bentuk dukungan dan militer kepada Ukraina.

Komitmen tersebut diumumkan menjelang pertemuan antara G7 dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky pada Minggu (8/5), seperti dimuat Reuters.

Bantuan tambahan Inggris itu hampir dua kali lipat dari bantuan sebelumnya yang telah dikeluarkan. Pemerintah mengatakan ini adalah pengeluaran tertinggi untuk konflik sejak perang di Irak dan Afghanistan. Tetapi tidak ada rincian perhitungan dalam bantuan tersebut.


"Serangan brutal Putin tidak hanya menyebabkan kehancuran yang tak terhitung di Ukraina. Itu juga mengancam perdamaian dan keamanan di seluruh Eropa," kata Johnson.

Perdana Menteri Boris Johnson telah menjadi salah satu pendukung Ukraina melawan pasukan Rusia sejak Presiden Rusia Vladimir Putin meluncurkan invasi pada 24 Februari.

Pemerintah Johnson telah mengirim rudal anti-tank, sistem pertahanan udara, dan senjata lainnya ke Ukraina. Johnson juga menjadi pemimpin Barat pertema yang berpidato di parlemen Ukraina.

Sementara itu, para pemimpin negara-negara G7, yaitu Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Italia, Jepang, dan Amerika Serikat (AS) akan mengadakan pertemuan virtual mereka dengan Zelenskiy pada Minggu, sehari sebelum Rusia merayakan Victory Day atau Hari Kemenangan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Kejagung Sita Dokumen hingga BBE Usai Geledah Kantor Ombudsman

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:06

Menkop Dorong Penerima Bansos Jadi Anggota Kopdes Merah Putih

Selasa, 10 Maret 2026 | 16:04

PB PMII Tolak Pelantikan DPD KNPI Sulawesi Selatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:54

Rupiah Melemah ke Rp17 Ribu, Pemerintah Minta Publik Tak Khawatir

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:44

Dua Mantan Ketua MK Diundang DPR Bahas Isu Revisi UU Pemilu

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:39

Sahroni Dukung Pesan Prabowo agar Rakyat Tidak Kaget

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:32

Japto Soerjosoemarno Tuding Wartawan Tukang Goreng Berita

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:17

Sahroni Auto Debet Gaji ke Kitabisa hingga Akhir Masa Jabatan

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:11

Retreat Kepala Daerah Dipertanyakan Usai Maraknya OTT

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:09

Arogansi Trump Ancam Tatanan Dunia yang Adil

Selasa, 10 Maret 2026 | 15:01

Selengkapnya