Berita

Edy Rahmayadi berbicara pada acara Halalbihalal DPD Gerindra Sumatera Utara/RMOLSumut

Politik

Hadiri Halalbihalal Gerindra, Edy Rahmayadi Tegaskan Kesetiaannya

MINGGU, 08 MEI 2022 | 06:12 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Kehadiran Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, dalam acara Halalbihalal DPD Partai Gerindra Sumatera Utara, Sabtu (7/5) langsung didaulat untuk berbicara. Edy pun menyinggung soal loyalitas.

Pada kegiatan yang digelar di Kantor DPD Gerindra Sumatera Utara tersebut, Edy berbicara di hadapan para petinggi DPD Partai Gerindra Sumatera Utara dan ratusan kader partai. Termasuk para tamu undangan dari petinggi-petinggi partai politik lainnya di Sumatera Utara.

Mengawali pembicaraannya dengan permohonan maaf berkaitan dengan Hari Raya Idulfitri 1443 H, Edy Rahmayadi kemudian mulai berbicara politis terkait hubungannya dengan partai yang dipimpin Prabowo Subianto tersebut.


Ia berbicara mengenai peran Partai Gerindra yang memberikan kotribusi besar menjadikannya sebagai pemenang Pilgub 2018 dan menjadi Gubernur Sumatera Utara.

"Malam ini jam 12.00 WIB ditutup pencalonan gubernur, jam 4 sore satu hari sebelumnya ditandatangani saya calon dari Gerindra. Ditunjuk sama pak Prabowo," tuturnya, dikutip Kantor Berita RMOLSumut.

Karena itulah, dirinya sangat berkomitmen untuk senantiasa bekerja sebagaimana amanah dari partai tersebut. Ia juga menegaskan jika dirinya senantiasa loyal terhadap Partai Gerindra.

"Saya pastikan hingga saat ini saya tidak pernah mengkhianati Gerindra, dan saya tak mau juga Gerindra ada yang menghkianati saya," ujarnya.

Di sisi lain, ia tidak pantas berbicara politis pada momen acara halalbihalal. Akan tetapi ia menegaskan hal ini perlu agar tidak ada rasa saling curiga antara dirinya selaku Gubernur Sumatera Utara dengan Partai Gerindra.

"Supaya tidak ada fitnah di antara kita, kalau saya sudah setia tak pernah saya mengkhianati kesetiaan itu," tegasnya.

Edy Rahmayadi menyampaikan beberapa hal lainnya terkait kekagumannya dengan Partai Gerindra. Ia bahkan juga membahas gambar makna kepala Garuda yang menjadi logo partai tersebut yang menurutnya sebagai lambang ksatria yang dimanifestasikan pada visi misi partai untuk membawa kesejahteraan semesta.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Jutaan Orang Tak Sadar Terkena Diabetes

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:17

Kejati Sumut Lepaskan Tersangka Penadahan Laptop

Rabu, 14 Januari 2026 | 06:00

Sektor Energi Indonesia Siap Menggebrak Melalui Biodisel 50 Persen dan PLTN

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:35

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Bukti cuma Sarjana Muda, Kok Jokowi Bergelar Sarjana Penuh

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:00

Pasal Pembuka, Pasal Pengunci

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:21

Eggi Sudjana Perburuk Citra Aktivis Islam

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:19

Pratikno dan Jokowi Harus Dihadirkan di Sidang Sengketa Ijazah KIP

Rabu, 14 Januari 2026 | 04:03

Dugaan Pengeluaran Barang Ilegal di Cileungsi Rugikan Negara

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:45

Eggi Sudjana Konsisten Meyakini Jokowi Tak Punya Ijazah Asli

Rabu, 14 Januari 2026 | 03:15

Selengkapnya