Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Muhaimin Iskandar/Net

Politik

PKB Sodorkan Cak Imin, Gerindra: Kami Terbuka Asal Capresnya Prabowo Subianto

SABTU, 07 MEI 2022 | 08:57 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Tawaran dari PKB yang ingin menduetkan Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Muhaimin Iskandar atau Cak Imin disambut baik DPP Partai Gerindra.

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Habiburokhman mengatakan, pada prinsipnya mereka membuka peluang koalisi dengan siapa pun. Asalkan, dalam koalisi itu capres yang diusung adalah Prabowo Subianto.

"Jadi dengan siapa pun kami berkoalisi, capresnya ya beliau (Prabowo),” kata Habiburokhman kepada wartawan, Sabtu (7/5).


Soal cawapres, Gerindra masih membuka ruang terhadap segala kemungkinan. Termasuk dengan Cak Imin yang adalah pucuk pimpinan partai berbasis politik kaum Nahdliyin itu.

"Soal cawapres, kami menjaga komunikasi yang baik dengan semua parpol, termasuk Muhaimin. Kami menghormati mereka sebagai salah satu kekuatan politik penting di Indonesia saat ini," kata Anggota Komisi III DPR RI ini.

Namun begitu, Habiburrokhman menyebut duet Prabowo-Cak Imin masih harus dibicarakan lebih lanjut dengan elite Gerindra maupun PKB itu sendiri. Sebab, menurutnya, peta koalisi menjelang Pilpres 2024 masih sangat dinamis.

"Semua kemungkinan masih terbuka sampai pada saatnya nanti pendaftaran resmi di KPU," tandasnya.

Ketua DPP PKB, Daniel Johan menyebut gerakan akar rumput PKB kini banyak yang mengusulkan Cak Imin duet dengan Prabowo Subianto.

"Apalagi Pak Prabowo termasuk yang diduetkan dengan Cak Imin oleh para kader di grass root, kita perlu menjawabnya dengan berbuat yang terbaik untuk rakyat, terus mengawal kepentingan dan harapan rakyat," kata Daniel kepada wartawan, Jumat kemarin (6/5).

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya