Berita

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri/Net

Politik

Firli Bahuri Tidak Ingin Ada Lagi Parpol Menjual Surat Rekomendasi Pilpres

JUMAT, 06 MEI 2022 | 13:27 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Nama Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri terus digadang menjadi sosok alternatif pada Pilpres 2024 mendatang lantaran konsistensinya dalam menciptakan Indonesia yang bebas dari korupsi. Namun demikian, Firli Bahuri kembali menegaskan bahwa dirinya masih fokus pada upaya-upaya pemberantasan korupsi, salah satunya dengan mengimplementasikan orkestrasi pemberantasan korupsi yang kerap ia dengungkan.

Bagi Firli Bahuri, hal mendesak yang harus dilakukan dalam menyambut pesta demokrasi adalah tentang peran penting politik dan partai politik dalam pemberantasan korupsi.

“Jadi saya kira perlu diangkat perbaikan sistem politik dan peran pimpinan parpol untuk menghentikan korupsi,” ujarnya kepada Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Jumat (6/5).


Firli Bahuri tidak ingin ada lagi partai yang menjual surat rekomendasi. Apalagi sampai terstigma bahwa sekarang parpol sudah ada harganya, sehingga proses yang sarat dengan transaksional bisa dilakukan.

Jika begitu keadaannya, maka mereka yang memiliki kapital atau uang banyak akan buru-buru menawar surat dukungan parpol. Prinsipnya, siapa cepat dia dapat. Sebab kelompok pemilik modal akan berpikir bahwa untuk meraih kekuasaan, maka mereka harus menguasai terlebih dahulu parpol yang ada.

“Untuk kuasai parpol, raih dulu elektabilitas hasil survei. Nah itulah sebabnya orang mengejar popularitas dan elektabilitas dengan berbagai cara, termasuk mengunakan uang kertas untuk menambah kualitas isi tas,” tegas Firli Bahuri.

“Padahal seharusnya yang dimunculkan adalah kapabilitas, kredibilitas, dan integritas,” lanjutnya.

Firli Bahuri tidak sebatas berwacana soal keyakinannya ini. Dia bahkan sudah menyiapkan langkah konkret untuk memastikan partai politik tetap menjaga integritas demokrasi dan anti korupsi.

Salah satunya dalah dengan mengumpulkan para pemimpin partai pada pertengahan bulan ini.

“Nanti tanggal 18 Mei 2022, saat pertemuan dengan pimpinan parpol, sekjen parpol, dan bendum parpol, akan saya bicara juga integritas demokrasi, kekuasaan, dan korupsi,” tegas Firli Bahuri.

“Hal prioritas, urgent, dan fundamental untuk mewujudkan negara, kita bersihkan dan bebaskan dulu Indonesia dari korupsi,” tutupnya.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya