Berita

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres/Net

Dunia

Antonio Guterres: Demi Kebaikan Semua, Perang di Ukraina Harus Dihentikan

JUMAT, 06 MEI 2022 | 12:10 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyerukan diakhirinya perang di Ukraina untuk kesekian kalinya.

Seruan itu ia sampaikan kepada Dewan Keamanan PBB pada Kamis (5/5), seperti dikutip ANI News.

Guterres mengatakan ia telah melakukan diplomasi dengan Rusia dan Ukraina. Ketika berbicara dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky ia mendesak diakhirinya perang tanpa basa-basi.


"Perang harus berakhir demi rakyat Ukraina, Rusia, dan seluruh dunia. Siklus kematian, kehancuran, dislokasi, dan gangguan harus dihentikan," tegasnya.

Dalam kesempatan itu, Guterres juga melaporkan berbagai operasi kemanusiaan yang dipimpin oleh PBB dan Komite Internasional Palang Merah (ICRC) di Ukraina saat ini.  

Ia menyebut dua konvoi jalur aman telah berhasil diselesaikan dengan bekerjasama dengan Rusia dan Ukraina hingga saat ini.

Pada akhir pekan lalu, 101 warga sipil dengan aman dievakuasi ke tempat yang aman dari Mariupol. Sedangkan tahap kedua pada Rabu malam (4/5), lebih dari 320 warga berhasil dievakuasi dari kota tersebut.

“Senang mengetahui bahwa bahkan di masa hiper-komunikasi ini, diplomasi diam-diam masih mungkin dilakukan dan terkadang merupakan satu-satunya cara efektif untuk membuahkan hasil,” ucapnya.

Guterres juga menegaskan PBB akan terus meningkatkan operasi kemanusiaan untuk menyelamatkan nyawa dan mengurangi penderitaan.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

UPDATE

Koops TNI Papua Gelar Baksos di Panti Asuhan Santa Susana Mimika

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:09

Mahfud MD Usul Fraksi DPR Dibikin Dua Blok

Rabu, 11 Maret 2026 | 02:00

Wakapolri Ingin Setiap Kebijakan Polri Bisa Dipertanggungjawabkan secara Ilmiah

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:33

Jimly Asshiddiqie Usul Masa Jabatan KPU seperti MK

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:20

Iran Menolak Tunduk kepada Trump

Rabu, 11 Maret 2026 | 01:09

Inilah 11 Pimpinan Baru Baznas

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:40

Cara Licik Fadia Arafiq Korupsi

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:25

Setara Institute Catat 221 Pelanggaran KBB Sepanjang 2025

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:15

Operasional TPST Bantargebang Ditargetkan Pulih dalam Sepekan

Rabu, 11 Maret 2026 | 00:01

Pramono-Rano Berhasil Tuntaskan PR Pemimpin Terdahulu

Selasa, 10 Maret 2026 | 23:29

Selengkapnya