Berita

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim/Net

Nusantara

Jelang Hari Nakba, MUI Minta Umat Islam Panjatkan Qunut Nazilah

JUMAT, 06 MEI 2022 | 11:01 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat Islam di seluruh negeri untuk memberikan doa dan dukungan kepada bangsa Palestina menjelang Yaum an-Nakbah atau Hari Nakba pada 15 Mei.

Hari Nakba yang berarti hari bencana merupakan peringatan tahunan atas pengusiran bangsa Palestina pada 1948. Diperkirakan ada 700 ribu warga Palestina yang diusir, dibunuh, hingga dilecehkan selama periode tersebut oleh Zionis.

Banyak dari mereka yang akhirnya menetap di Yordania, Lebanon, hingga Suriah hingga saat ini.


Mengacu pada tahun-tahun sebelumnya, Israel akan memperingati Hari Nakba sebagai Hari Kemerdekaan berdasarkan tanggal Gregorian. Israel akan mengibarkan bendera dengan lambang Stars of David di banyak tempat, termasuk kompleks Masjid Al Aqsa.

Sementara bagi warga Palestina, hari itu membuka kembali luka mereka yang diusir dari negaranya sendiri.

Menjelang Hari Nakba, Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan Kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim mendorong agar umat Islam menyuarakan kemerdekaan bagi bangsa Palestina.

"Penetapan kemerdekaan bagi Israel adalah merupakan kekeliruan yang sangat fatal yang mendapatkan legitimasi dari negara-negara Barat seperti Inggris dan Amerika," ujarnya dalam pernyataan yang diterima redaksi pada Jumat (6/5).

Ia mengatakan, Hari Nakba merupakan waktu untuk menuntut penghapusan apartheid dan perlawanan atas berbagai kejahatan. Untuk itu, bangsa Palestina harus mendapatkan dukungan dari bangsa Indonesia.

Dalam pernyataannya, Sudarnoto menyebut salah satu dukungan yang dapat diberikan kepada bangsa Palestina saat ini adalah doa.

"Kepada seluruh umat Islam, sesuai dengan tausiyah lebaran MUI baru-baru ini, diserukan agar memanjatkan doa Qunut Nazilah saat melaksanakan shalat dalam waktu yang panjang," seru Sudarnoto.

Sudarnoto menjelaskan, Qunut Nazilah adalah sunnah Rasulullah ketika umat Islam berada pada situasi genting, seperti ketakutan, paceklik, wabah hama, hingga teraniaya.

Sehingga MUI mendorong agar seluruh pengurus masjid dan mushola, pimpinan ormas Islam, majelis taklim, hingga lembaga pendidikan Islam untuk menyampaikan seruan tersebut.

"Dengan doa Qunut ini diharapkan agar ummat Islam bersatu padu, tidak bertikai, sehingga mampu mengatasi musuh kemanusiaan, musuh agama dan musuh peradaban," pungkasnya.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya