Berita

Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianti bersama Ketua PDI Perjuangan Puan Maharani dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri/Net

Politik

Jerry Massie: Prabowo ke Jokowi Buru Restu, ke Megawati Tagih Batutulis

JUMAT, 06 MEI 2022 | 09:17 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Langkah Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sowan ke dua elite politik, yakni Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, memiliki maksud dan tujuan yang berbeda.

Hal itu setidaknya ditangkap oleh Direktur Eksekutif Political and Public Policy, Jerry Massie, setelah mengamati wacana terkini usai Prabowo yang juga menjabat sebagai Menteri Pertahanan bertemu dua tokoh politik tersebut.

Pertama, dia menilai pertemuan Prabowo dengan Jokowi di Yogyakarta pada intinya bukan silaturahmi antara kepala pemerintahan dengan menterinya. Tapi lebih pada berburu restu agar pencalonan pada 2024 mendatang lancar.


"Mengingat dia akan berjibaku pada pilpres, maka restu Jokowi dibutuhkan, " ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (6/5).

Jerry melihat, Prabowo yang masih berniat untuk maju sebagai capres 2024 mesti mulai mencari dukungan konkret dari elite politik dan juga elite parpol. Sebab hingga hari ini tidak ada perubahan peraturan ambang batas pencalonan presiden (presidential threshold) dari 20 persen menjadi 0 persen.

Maka dari itu, Jerry melihat pada momentum Hari Raya Idul Fitri kemarin sengaja dimanfaatkan Prabowo juga untuk menemui Megawati. Tujuannya agar bisa menagih janji politik ketua umum partai moncong putih itu yang belum terealisasi.

"Prabowo sambangi Mega pada intinya hanya mengingatkan perjanjian Batutulis atau ada indikasi meminang Puan sebagai cawapresnya, " tuturnya.

"Gerindra ingin membuka komunikasi dengan PDIP dan memperat soliditas di antara kedua partai penguasa  parlemen ini, " demikian Jerry.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya