Berita

Aksi protes di Sri Lanka/Net

Dunia

1.000 Serikat Pekerja Sri Lanka Kompak Mogok Massal, Desak Pemerintah Segera Mundur

JUMAT, 06 MEI 2022 | 08:56 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Lebih dari 1.000 serikat pekerja di Sri Lanka dilaporkan akan bergabung dengan aksi mogok massal nasional yang dijadwalkan pada hari ini, Jumat (6/5). Mereka kompak mendesak agar pemerintah segera mundur di tengah krisis ekonomi parah.

Menurut laporan Daily Mirror, mereka yang bergabung dengan aksi mogok massal ini termasuk serikat pekerja transportasi, mulai dari kereta api hingga bus.

Sri Lanka Railway Station Masters' Union (SLRSMU) mengumumkan pihaknya akan menghentikan semua layanan mulai Kamis tengah malam (5/5).


All Ceylon Transport Workers Union (ACTWU) juga mengatakan bahwa mereka telah meminta semua karyawannya untuk turun ke jalan.

Sementara serikat pemilik bus, IPPBOA, menolak ikut melakukan aksi mogok massal. Meski mengizinkan pekerjanya untuk berpartisipasi dalam unjuk rasa.

Para serikat pekerja juga mendorong agar Dewan Transportasi Sri Lanka bergabung dalam aksi mogok massal tersebut.

Sri Lanka sedang berjuang menghadapi krisis ekonomi parah yang membuat warga kesulitan mendapat pasokan pangan dan energi. Disebutkan, krisis disebabkan oleh kurangnya devisa negara akibat pembatasan pariwisata selama pandemi Covid-19.

Terlepas dari kemarahan warga dan oposisi, pemerintahan Presiden Gotabaya Rajapaksa enggan mengundurkan diri.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Kasus MBG Melebar, Tersangka Sebut 30 Tokoh Besar Terlibat

Sabtu, 06 Juni 2026 | 23:39

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

UPDATE

Penumpang Kereta Bandara Tembus 6,2 Juta Pelanggan Hingga Mei 2026

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:20

Fantastis! Harta Menteri dari PAN Trenggono Melejit Setengah Triliun dalam Setahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:15

Prabowo Dorong WNI Masuk Pasar Kerja Teknologi Jerman

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:11

Warna-warni Kendaraan Hias Meriahkan Perayaan 1 Muharam

Selasa, 16 Juni 2026 | 14:10

Oktasari: Kritik Boleh, Tapi Jangan Abaikan Kerja Pemerintah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:46

Prabowo Sampaikan Ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 Hijriah

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Belum Lapor LHKPN 2025, Mendes Yandri Punya Harta Rp20,95 Miliar Saat Awal Menjabat

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:20

Israel Masih Tak Terima Rencana Damai Iran-AS

Selasa, 16 Juni 2026 | 13:12

Kekayaan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Naik 83 Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:52

Universitas Binawan Buka Akses Penyetaraan Kualifikasi Nakes Indonesia di Uni Eropa

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:44

Selengkapnya