Berita

Dosen hukum pidana Universitas Trisakti Azmi Syahputra/Net

Politik

Apreasiasi Tim Satgas Antibegal, Azmi Syahputra: Ini Momentum Perlawanan Bagi Pelaku Begal

RABU, 04 MEI 2022 | 18:18 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Keberadaan tim Satuan Tugas (Satgas) Antibegal Polri yang ditugaskan selama masa mudik Idulfitri 1443 Hijriah patut diapresiasi. Pasalnya, satgas yang ditempatkan di jalur mudik dari Banten hingga Lampung ini mampu berperan penting dalam menjamin keamanan masyarakat di perjalanan.

Dosen hukum pidana Universitas Trisakti Azmi Syahputra mengatakan, keberadaan Satgas Antibegal ini juga menjadi jawaban atas keresahan masyarakat pada tindakan begal.

"Satgas ini bergerak di daerah yang di anggap rawan, rentan terjadinya kriminalitas, menambah jam berpatroli serta memburu bandit jalanan untuk mempersempit ruang gerak begal yang meresahkan masyarakat," ujar Azmi Syahputra kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (4/5).


Dikatakan Azmi, tugas Satgas Antibegal itu, akan lebih optimal dengan dukungan masyarakat. Utamanya, para pengguna jalan dalam meningkatkan kewaspadaan.

"Jadi dengan adanya tim Satgas Antibegal ini ditempatkan di titik-titik rawan terjadinya kejahatan tersebut, saatnya kepolisian dan seluruh stakeholder pengguna jalan terutama pengemudi ojek online saling menguatkan untuk melawan dan menuntaskan segala mata rantai  komplotan pelaku begal ini, dan komunitas kejahatan jalanan lainnya," terangnya.

Selain melakukan pencegahan, lanjutnya, Satgas Antibegal juga diharapkan mampu mengungkap pelaku serta pelindung atau back up dari kejahatan begal/

"Ini momentum bentuk perlawanan bagi pelaku begal, termasuk tim satgas juga harus mampu mengungkap dan menindak siapapun yang memback up tindakan para pelaku begal," pungkasnya.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya