Berita

Ilustrasi/Net

Politik

PT KAI Catat Peminat Kereta Api Melonjak Hingga 120 Persen

RABU, 04 MEI 2022 | 16:35 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat sangat antusias dalam menggunakan moda transportasi kereta api pada angkutan lebaran tahun ini. Bahkan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) mencatat bahwa pada lebaran hari pertama dan kedua, peminatnya masih tinggi.

Begitu yang disampaikan VP Public Relation PT KAI Joni Martinus lewat keterangan tertulisnya, Rabu (4/5).

Joni menguraikan, pada hari pertama lebaran atau 2 Mei 2022, volume KA jarak jauh mencapai 103.414 pelanggan dengan okupansi 85 persen dari total tempat duduk yang disediakan. Adapun, pada hari kedua lebaran atau 3 Mei 2022, volume KA jarak jauh mencapai 146.322 pelanggan dengan okupansi 120 persen dikarenakan adanya penumpang dinamis.


“Perjalanan kereta api jarak jauh pada hari pertama dan kedua Libur Lebaran digunakan pelanggan baik untuk mudik maupun balik, juga untuk keperluan lainnya. KAI mengapresiasi pelanggan yang tetap memilih perjalanan kereta api yang nyaman, sehat, dan aman pada momen Lebaran ini,” kata Joni Martinus.

Menurutnya, banyaknya pelanggan pada hari pertama dan kedua lebaran dipengaruhi oleh berbagai motif seperti terdapat para pelanggan yang ingin bepergian setelah salat Idulfitri di Jakarta, pelanggan yang memilih bepergian pada tanggal-tanggal alternatif, serta pelanggan yang baru berkesempatan untuk mudik.

Data PT KAI mencatat okupansi pelanggan KA jarak jauh juga tercatat cukup tinggi di pascalebaran. Pada periode 4 sampai dengan 8 Mei atau H+1 sampai dengan H+5 lebaran, rata-rata volume harian mencapai 120.529 pelanggan dengan rata-rata okupansi harian mencapai 99 persen.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya