Berita

Presiden Joko Widodo melaksanakan shalat Ied di Yogyakarta pada tahun ini/Setpres

Politik

Jokowi Shalat Idulfitri di Yogyakarta, Gus Hilmy: Jangan Dimaknai Secara Politis

RABU, 04 MEI 2022 | 04:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo yang memilih untuk melaksanakan shalat Idulfitri 1443 H di Istana Negara Yogyakarta tak lepas dari kritik. Lantaran presiden justru tidak melaksanakan shalat Idulfitri di Masjid Istiqlal, setelah 2 tahun absen karena pandemi Covid-19.

Kritikan di antaranya dilontarkan oleh Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR), Fadel Muhammad.

Menurut Fadel, tahun ini merupakan kesempatan yang baik untuk shalat di masjid Istiqlal karena pertama kali dibuka setelah dua tahun ditutup akibat pandemi. Ketidakhadiran Jokowi di masjid itu juga diikuti oleh absennya banyak pejabat negara, termasuk Ketua MPR.


Meski demikian, pandangan berbeda disampaikan anggota DPD RI asal DI Yogyakarta, Hilmy Muhammad. Menurutnya, tidak ada kewajiban bagi siapapun untuk menunaikan shalat Idulfitri di suatu tempat tertentu, termasuk Presiden Jokowi.

“Boleh di mana saja. Tidak harus di masjid tertentu. Tidak perlu dipersoalkan. Pak Jokowi itu Presiden Indonesia. Dan Indonesia itu bukan hanya Jakarta,” ujar Gus Hilmy, sapaan akrabnya, kepada wartawan, Selasa (3/5).

Pria yang juga Katib Syuriah PBNU tersebut mengapresiasi langkah mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut karena telah menunjukkan perhatiannya kepada daerah. Jika perlu, kata Gus Hilmy, presiden dapat menyelenggarakan acara-acara resmi peringatan kenegaraan di daerah.

“Saya justru mengapresiasi yang dilakukan oleh presiden, membagi waktu, kesempatan, dan perhatiannya ke daerah-daerah," kata Anggota MUI Pusat tersebut.

"Itu juga bisa dilakukan untuk acara-acara peringatan lainnya, dilakukan di daerah-daerah, tidak harus di Jakarta. Saya malah berpikir, umpamanya Presiden bisa mengikuti upacara HUT Proklamasi Kemerdekaan RI di daerah-daerah yang memiliki sejarah penting Kemerdekaan Republik ini, akan menarik, tidak harus di Jakarta. Kenapa tidak?” sambungnya.

Dikaitkan dengan pejabat tinggi lainnya yang turut absen shalat Ied di Masjid Istiqlal, Gus Hilmy menyatakan, lebaran merupakan momentum berkumpul dan bersilaturrahim dengan keluarga dan masyarakat di daerah, maka wajar jika pejabat negara juga melaksanakan ibadah di kampung halaman masing-masing.

Senator asal Yogyakarta itu juga berharap kehadiran orang nomor satu di Indonesia di Yogyakarta itu tidak dimaknai secara politis. Apalagi ini bukan kali pertama mantan Walikota Solo itu tidak mudik.

“Tidak ada bedanya dengan tahun lalu ketika Presiden merayakan Idulfitri di Istana Bogor, tahun ini di Istana Yogyakarta. Tidak perlu dimaknai secara politis, karena memang memiliki agenda di kota budaya ini. Toh beliau juga tidak menggelar halal bihalal,” demikian Gus Hilmy.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Pelaku Penembakan Rombongan Tito Karnavian Diringkus

Jumat, 03 April 2026 | 19:59

UPDATE

Kasus Viral Foto AI di Kalisari Cermin Lemahnya Pengawasan Aparatur

Rabu, 08 April 2026 | 00:14

MSP Raih Penghargaan Proper Emas dan Green Leadership Proper dari KLH

Rabu, 08 April 2026 | 00:04

Polri Ungkap Penyalahgunaan BBM dan LPG Subsidi, Kerugian Capai Rp1,26 Triliun

Selasa, 07 April 2026 | 23:27

Pengawasan Hutan Diperketat Antisipasi El Nino Ekstrem

Selasa, 07 April 2026 | 23:10

Demokrasi seharusnya Mengoreksi, bukan Meruntuhkan Legitimasi Negara

Selasa, 07 April 2026 | 23:00

HKTI Beri Pendampingan Peternak Lokal yang Dirugikan Perusahaan Besar

Selasa, 07 April 2026 | 22:58

Pulihkan Situasi Halmahera Tengah, Masyarakat Diminta Dukung TNI-Polri

Selasa, 07 April 2026 | 22:33

Dony Oskaria: 15 BUMN Logistik Digabung Bulan Depan

Selasa, 07 April 2026 | 22:19

GREAT Institute Dorong Prabowo Reshuffle 50 Persen Menteri di Kabinet

Selasa, 07 April 2026 | 21:59

Menko Yusril soal Kasasi Delpedro Dkk: Bisa Saja MA Putus NO

Selasa, 07 April 2026 | 21:42

Selengkapnya