Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Temui Jokowi dan Megawati, Sinyal Prabowo Butuh Bantuan Elite Parpol untuk Maju Pilpres 2024

RABU, 04 MEI 2022 | 01:20 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pertemuan antara Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan Presiden Joko Widodo di Yogyakarta, dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri di Teuku Umar, Jakarta Pusat, dinilai bukan sekadar silaturahmi Lebaran biasa. Prabowo disinyalir memiliki misi khusus terkait kebutuhannya pada Pilpers 2024 mendatang.

Menurut pengamat politik Ujang Komarudin, Prabowo Subianto tengah membutuhkan para petinggi partai politik untuk dapat berkoalisi agar semua rencana yang disusunnya dalam Pilpres 2024 mendatang berjalan dengan baik.

"Di politik itu bukan hanya main dua kaki, tapi bisa main di banyak kaki. Prabowo kelihatannya sedang butuh elite-elite politik yang punya pengaruh di Pilpres 2024 nanti. Salah duanya yaitu Jokowi dan Mega,” ucap Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (3/5).


"Bagaimanapun dua tokoh tersebut akan jadi king maker di 2024, jadi perlu dan harus didekati oleh Prabowo,” imbuhnya.

Lanjut Direktur Eksekutif Indonesia Political Review ini, Prabowo perlu mendekati Jokowi dan Megawati lantaran pada pemilu sebelumnya menjadi rival. Sehingga dengan melakukan silaturahmi politik tersebut dapat dipastikan Gerindra akan berkoalisi dengan PDIP di 2024 mendatang.

"Keduanya perlu didekati dan dirangkul, karena dalam dua Pilpres terakhir Jokowi dan Mega menjadi lawan politiknya,” tutup Ujang.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

UPDATE

JK Menjelma Imam Besar Bagi Kelompok di Luar Kekuasaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:17

KPK Benarkan Panggil Pengusaha Rokok Haji Her, Tapi Mangkir dari Pemeriksaan

Rabu, 08 April 2026 | 10:02

Komisi X DPR Tekankan Kesejahteraan Guru dalam Revisi RUU Sisdiknas

Rabu, 08 April 2026 | 10:00

Iran Sebut Trump Setuju Penuhi 10 Syarat Gencatan Senjata

Rabu, 08 April 2026 | 09:56

IHSG Balik ke Level 7.000-an, Rupiah Menguat Usai Tersungkur ke Rekor Terendah

Rabu, 08 April 2026 | 09:54

Akselerasi Penyehatan, Adhi Karya Lakukan "Bersih-Bersih" Neraca

Rabu, 08 April 2026 | 09:40

Manuver JK Tak Perlu Dikhawatirkan

Rabu, 08 April 2026 | 09:33

Imparsial: Sudah Mendesak Dilakukan Revisi UU Peradilan Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:32

Berkas Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus Dilimpahkan ke Oditurat Militer

Rabu, 08 April 2026 | 09:21

KPK Soroti Dugaan Aliran Fasilitas ke Faisal Assegaf

Rabu, 08 April 2026 | 09:04

Selengkapnya