Berita

Gurubesar Ilmu Hukum Internasional Profesor Hikmahanto Juwana/Net

Politik

Layaknya Presiden G20 Sebelumnya, Indonesia Punya Diskresi Undang Siapapun di KTT G20

MINGGU, 01 MEI 2022 | 20:59 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Presiden Joko Widodo mengundang Presiden Ukraina Volodmyr Zelensky dalam forum internasional G-20 yang diselenggarakan di Bali, November mendatang. Undangan ini dapat diartikan bahwa Indonesia tidak berpihak pada konflik Rusia-Ukraina.

Gurubesar Ilmu Hukum Internasional Profesor Hikmahanto Juwana mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo yang telah mengundang Presiden Zelensky dalam pertemuan G-20.

"Sebagai Presiden G20, layaknya Presiden G20 sebelumnya, Indonesia memiliki diskresi untuk mengundang siapapun yang dianggap penting bagi pertemuan KTT G20. Tahun kemarin, Italia mengundang Singapura yang bukan anggota G20 untuk hadir,” ucap Hikmahanto kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (1/5).


Menurut Rektor Universitas Jenderal Achmad Yani ini undangan tersebut bisa diartikan bahwa Indonesia tengah memastikan Amerika Serikat hadir dalam forum 20 kepala negara di dunia itu.

"Undangan terhadap Zelensky dalam rangka memastikan agar AS dan sekutunya untuk hadir di KTT bulan November nanti,” imbuhnya.

Dia menambahkan kehadiran seluruh kepala negara dalam forum G-20 nanti sangat penting untuk membahas ekonomi global dan juga isu krusial lainnya.

"Bagi Indonesia kehadiran dari kepala pemerintahan dan kepala negara dalam KTT sangat penting karena pada forum tersebut akan diambil keputusan yang akan mempengaruhi perekonomian dunia dan lingkungan hidup,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya