Berita

Korban ledakan bom bunuh diri di masjid Kabul, Afghanistan/Net

Dunia

Kutuk Bom Bunuh Diri di Masjid Kabul, Sekjen PBB: Ini Pelanggaran Hukum Humaniter Internasional

MINGGU, 01 MEI 2022 | 12:48 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) mengutuk dengan keras ledakan bom bunuh diri di Masjid Khalifa Sahib di ibukota Kabul, Afghanistan pada Jumat (29/4) waktu setempat.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Sabtu (30/4), Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres menyampaikan belasungkawa atas sedikitnya 10 orang yang meninggal dalam insiden tersebut.

"Sekretaris Jenderal mengutuk keras serangan mematikan kemarin di Masjid Khalifa Sahib di Kabul barat selama Shalat Jumat," kata Wakil Jurubicara Sekretaris Jenderal Farhan Haq.


"Serangan terhadap warga sipil dan objek sipil, termasuk masjid, dilarang keras berdasarkan hukum humaniter internasional," tambahnya.

Ledakan hari Jumat merusak atap masjid, yang ambruk menimpa jamaah.

Deputi Perwakilan Khusus PBB dari Sekretaris Jenderal dan Koordinator Kemanusiaan untuk Afghanistan, Ramiz Alakbarov mengatakan ledakan tersebut dilaporkan mengakibatkan kematian sedikitnya 10 orang, dan melukai hingga 15 orang.

Serangkaian ledakan mematikan telah terjadi di Afghanistan dalam beberapa hari terakhir.

Pada Kamis (28/4), dua ledakan menewaskan sedikitnya sembilan orang dan melukai lebih dari selusin lainnya di Mazar-e-Sharif di provinsi Balkh.

Kelompok teroris ISIS mengklaim bertanggung jawab atas ledakan kembar tersebut.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya