Berita

Aksi buruh di depan kantor KPU RI/RMOL

Politik

Buruh Menolak Pemilu Serentak Digeser dari 14 Februari 2024

MINGGU, 01 MEI 2022 | 12:45 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ratusan buruh yang tergabung dalam Partai Buruh dan organisasi buruh lainnya meminta Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk memastikan tidak ada pergeseran pelaksanaan Pemilu 2024.

Desakan itu merupakan salah satu tuntutan saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day yang dilaksanakan dengan demonstrasi di depan Gedung KPU RI, Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu siang (1/5).

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal mengatakan, massa aksi sengaja menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung KPU untuk memastikan dan meminta KPU agar tidak menggeser pelaksanaan Pemilu 2024 pada 14 Februari 2024.


"Kedatangan Partai Buruh bersama organisasi serikat buruh justru ingin mendukung KPU, mendukung para komisioner KPU harus berani, tidak boleh berada dalam tekanan ketika mengambil keputusan untuk melaksanakan pemilu yang jurdil," ujar Said kepada wartawan di depan gedung KPU RI, Minggu siang (1/5).

Selain itu, buruh juga meminta agar Komisioner KPU tidak takut mengambil keputusan untuk melawan politik uang dan mendiskualifikasi partai politik yang bermain politik uang.

"Dan juga untuk tetap tidak menggeser pelaksanaan pemilu," tegas Said.

Sejak pukul 10.30 hingga 12.00 saat ini, massa aksi terus bertahan di lokasi aksi unjuk rasa dengan mendengarkan para orator menyampaikan orasinya.

Ratusan petugas kepolisian pun masih melaksanakan pengamanan aksi unjuk rasa. Untuk kondisi lalu lintas di sekitar aksi terlihat ramai lancar.

Populer

Enam Pengusaha Muda Berebut Kursi Ketum HIPMI, Siapa Saja?

Kamis, 22 Januari 2026 | 13:37

Rakyat Lampung Syukuran HGU Sugar Group Companies Diduga Korupsi Rp14,5 Triliun Dicabut

Kamis, 22 Januari 2026 | 18:16

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasi Intel-Pidsus Kejari Ponorogo Terseret Kasus Korupsi Bupati Sugiri

Rabu, 21 Januari 2026 | 14:15

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

KPK Amankan Dokumen dan BBE saat Geledah Kantor Dinas Perkim Pemkot Madiun

Rabu, 28 Januari 2026 | 11:15

UPDATE

Gus Yaqut dan Jokowi, Siapa yang Benar?

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:09

Ketika Eropa Abad ke-18 Begitu Jorok, Terbelakang, dan Menjijikkan

Minggu, 01 Februari 2026 | 04:05

Eks Relawan: Jokowi Manusia Nggedabrus

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:33

Mantan Ketua LMND Muhammad Asrul Gabung PSI

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:12

Kentungan Oranye Anies

Minggu, 01 Februari 2026 | 03:01

Pemain Saham Gorengan Bakal Disikat

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:27

MUI: Board of Peace Neokolonialisme Gaya Baru

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:17

Jokowi Hadiri Rakernas PSI, tapi Tak Sanggup ke Pengadilan, Warganet: Penyakit Kok Pilih-pilih

Minggu, 01 Februari 2026 | 02:01

Prabowo Pede Fundamental Ekonomi RI Tetap Kuat di Tengah Gejolak Pasar Modal

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:15

Pengangkatan 32 Ribu Pegawai Inti SPPG Jadi PPPK Picu Kecemburuan

Minggu, 01 Februari 2026 | 01:06

Selengkapnya