Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Jokowi Undang Putin ke KTT G20, PM Australia: Kami Tak Ingin Duduk dengan Penjahat Perang

MINGGU, 01 MEI 2022 | 11:37 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Masih ada waktu yang panjang menuju gelaran konferensi tingkat tinggi (KTT) G20 di Bali pada November mendatang. Untuk itu, persoalan kehadiran Presiden Rusia Vladimir Putin tidak perlu ditangani dengan terburu-buru.

Demikian yang dikatakan oleh Perdana Menteri Australia, Scott Morrison ketika mengkritik undangan Presiden Joko Widodo untuk Putin pada KTT G20 mendatang.

"Keanggotaan G20 adalah masalah bagi G20, tetapi kami telah membuat pandangan kami tentang Pak Putin sangat jelas," kata Morrison, seperti dikutip The Week, Minggu (1/5).


Morrison mengatakan ia akan berkonsultasi dengan negara-negara lain yang memiliki pandangan sama. Tetapi ia menegaskan akan memastikan KTT G20 di bawah presidensi Indonesia berhasil.

“Kami tidak tahu bagaimana situasi (di Ukraina) pada November tahun ini,” ucapnya.

“Kami ingin memastikan bahwa Indonesia memiliki G20 yang sukses,” tambahnya.

Lebih lanjut, Morrison mengatakan berkoordinasi dengan Jokowi untuk memastikan KTT G20 mengadakan diskusi komprehensif tentang keamanan online.

“Kami sudah sangat jelas, Amerika Serikat dan Kanada dan lain-lain, kami sangat prihatin duduk di seberang meja dari seseorang yang telah, cukup tepat, dituduh melakukan kejahatan perang," tegas Morrison.

Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah sepakat untuk menghadiri KTT G20 yang akan diadakan di Bali pada bulan November ketika diundang oleh Jokowi.

Rusia adalah anggota, sementara Ukraina akan hadir sebagai pengamat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya