Berita

Aktivis sekaligus tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma/Repro

Politik

Lieus Sungkharisma: Pak Mahfud MD Sedang Bongkar Kondisi Kondisi Negeri dalam Keadaan Parah?

SABTU, 30 APRIL 2022 | 20:39 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyebut korupsi di Indonesia dewasa ini semakin menjadi-jadi ketimbang saat era orde baru kepemimpinan Presiden Soeharto terus menuai reaksi beragam dari berbagai kalangan masyarakat.

Aktivis sekaligus tokoh Tionghoa Lieus Sungkharisma mengaku heran dengan pernyataan Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) itu, yang seolah ingin menunjukkan sesuatu kepada publik bahwa kondisi negara saat ini sedang semakin parah.

Pasalnya, Mahfud yang mengaku pernyataannya itu dikeluarkan pada 2017 silam, saat ia belum menjabat Menko Polhukam. Namun hingga kini ia tak menampik bahwa persoalan korupsi semakin marak.


"Jadi, beliau (Mahfud MD) kayaknya membuka kondisi negeri ini dalam keadaan parah. Dan Presidennya bosnya Pak Mahfud MD juga kan? Pak Jokowi," kata Lieus Sungkharisma dalam kanal YouTube pribadinya Lieus Sungkharisma Official dikutip Sabtu (30/4).

Di sisi lain, Lieus juga merasa kebingungan akan sikap Mahfud MD belakangan ini. Terutama mengenai pernyataannya soal korupsi marak di Indonesia tapi hanya sebatas kata-kata yang dilontarkan kepada publik tanpa reaksi apapun.

"Saya bingung juga, beliau kan Menko Polhukam sebetulnya tugas beliau sebagai Menko Polhukam itu mengatasi problem-problem negeri ini, soal korupsi soal apa, soal apa," katanya.

"Beliau kan bisa panggil Kapolri, Jaksa Agung. Dan yang ngeri-ngeri sedap kalau di luar negeri biasanya dikudeta. Saya pikir janganlah Pak, jangan dibilang gituloh nanti bapak dituduh memprovokasi kita-kita ini masyarakat Indonesia untuk melawan negara ini karena kondisinya sudah begitu parah," demikian Lieus Sungkharisma.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

Indonesia Siap Fasilitasi Dialog Junta dan Kelompok Etnis Myanmar

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:07

Status Tersangka Febrie Adriansyah Sempat Diralat, Yusril Harap Kejagung On The Track

Kamis, 16 Juli 2026 | 14:05

Kemlu Pastikan Penutupan Bandara di Arab Saudi Tak Berdampak pada Jemaah Umrah Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:51

Prabowo Resmikan Groundbreaking PSN LNG Abadi Masela dari Istana

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:47

Kemlu Ungkap Kondisi Terkini WNI Usai AS Kembali Menyerang Iran

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:45

Pemerintah Siapkan Pajak 0 Persen hingga 50 Tahun untuk Pengusaha

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:43

Menko PM Dorong USG Jadi Pusat Lahirnya SDM Unggul Indonesia

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Imparsial Desak Perpres Nomor 66/2025 Dicabut

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:23

Mendagri Pilih Bungkam soal Fenomena Sekolah Sepi Murid

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:22

Lionel Messi Bawa Argentina ke Final Piala Dunia 2026

Kamis, 16 Juli 2026 | 13:14

Selengkapnya