Berita

Gas subsidi 3 Kg/Net

Politik

Kalau Gas 3 Kg Naik, Rakyat akan Lapar dan Kriminalitas Meningkat

SABTU, 30 APRIL 2022 | 04:47 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah diharapkan mengkaji kembali terkait rencana menaikkan harga gas subsidi 3 Kg Selain menuai pro dan kontra, gas yang akrab disebut masyarakat gas tabung melon itu saat ini merupakan kebutuhan utama masyarakat.

Pengamat politik Ujang Komaruddin berpendapat, jika pemerintah menaikkan gas 3 Kg, maka tidak menutup kemungkinan tingkat kemiskinan dan kriminalitas akan meningkat tajam.

"Lapar dan kriminalitas bagaikan satu kesatuan yang tak terpisahkan. Ketika rakyat lapar, maka disitulah akan timbul banyak kriminalitas, namun jangan salahkan rakyat ketika hal itu terjadi,” kata Ujang kepada Kantor Berita Politik RMOL di Jakarta, Sabtu (30/4).


Direktur eksekutif Indonesia Political Review ini menambahkan, menaikkan harga gas 3 Kg dapat dipastikan bakal menimbulkan gejolak di tengah masyarakat.

"Sama halnya ketika bahan-bahan kebutuhan pokok naik, BBM naik dan masyarakat kurang sejahtera, maka disitulah akan timbul polemik yang berlebih di masyarakat,” demikian Ujang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Harga Emas Antam Hari Ini Kembali Pecah Rekor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:12

Kritik Pandji Tak Perlu Berujung Saling Lapor

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:05

AHY Gaungkan Persatuan Nasional di Perayaan Natal Demokrat

Selasa, 13 Januari 2026 | 10:02

Iran Effect Terus Dongkrak Harga Minyak

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:59

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Melemah ke Rp16.872 per Dolar AS

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:42

KBRI Beijing Ajak WNI Pererat Solidaritas di Perayaan Nataru

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:38

Belajar dari Sejarah, Pilkada via DPRD Rawan Picu Konflik Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:31

Perlu Tindakan Tegas atas Konten Porno di Grok dan WhatsApp

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:30

Konflik Terbuka Powell dan Trump: Independensi The Fed dalam Ancaman

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:19

OTT Pegawai Pajak Momentum Perkuat Integritas Aparatur

Selasa, 13 Januari 2026 | 09:16

Selengkapnya