Berita

Perdana Menteri Swedia, Magdalena Andersson/Net

Dunia

Tanpa Referendum, Swedia Siap Ajukan Diri Jadi Anggota NATO

JUMAT, 29 APRIL 2022 | 07:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Swedia akan mengajukan aplikasi untuk keanggotaan NATO dan tidak akan menggelar referendum terlebih dahulu karena situasi yang ada.

Perdana Menteri Magdalena Andersson mengatakan, jika parlemen memutuskan untuk melanjutkan aplikasi keanggotaan Swedia di NATO, maka itu dapat dilakukan tanpa referendum.

"Saya tidak berpikir ini adalah masalah yang cocok untuk referendum," kata Andersson kepada wartawan pada Jumat (29/4).


Saat ini, parlemen Swedia tengah meninjau kebijakan keamanan, dan diperkirakan laporan terkait akan dirilis pada pertengahan Mei.

"Ada banyak informasi tentang keamanan nasional yang dirahasiakan, jadi ada masalah penting dalam referendum seperti itu yang tidak bisa didiskusikan dan fakta penting yang tidak bisa dibicarakan," tambah Andersson, seperti dikutip Reuters.

Dengan perkembangan situasi di Ukraina, mayoritas anggota parlemen Swedia menunjukkan dukungan terhadap aplikasi keanggotaan NATO. Bahkan partai Andersson, Partai Sosial Demokrat juga mulai mempertimbangkan keberatan mereka atas langkah tersebut.

Sedangkan partai oposisi terbesar, Noshi Dadgostar juga menolak diadakannya referendum untuk masalah ini.

"Sangat jelas bahwa pemilih Swedia telah memahami apa yang terjadi pada 24 Februari dan telah menarik kesimpulan mereka," ujar pemimpin partai, Ulf Kristersson.

Sebuah jajak pendapat oleh Demoskop di harian Aftonbladet yang diterbitkan pada 20 April menunjukkan 57 persen orang Swedia mendukung bergabung dengan NATO, naik dari 51 persen di bulan Maret.

Swedia meninjau kembali kebijakan netralnya setelah Rusia meluncurkan apa yang mereka sebut sebagai "operasi militer khusus" ke Ukraina. Swedia menilai untuk memastikan keamanan nasional, maka perlu adanya status keanggotaan NATO.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya