Berita

Menteri Pertahanan Inggris, Ben Wallace/Net

Dunia

Menhan Inggris: Rusia Akan Deklarasikan Perang di Ukraina pada 9 Mei

JUMAT, 29 APRIL 2022 | 06:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Vladimir Putin diyakini akan mendeklarasikan perang di Ukraina pada Victory Day atau Hari Kemenangan yang dirayakan pada 9 Mei.

Deklarasi tersebut akan mengubah klaim Putin sebelumnya yang menyebut invasi Rusia ke Ukraina sebagai "operasi militer khusus" dengan tujuan demiliterisasi dan denazifikasi negara bekas Uni Soviet itu.

Menteri Pertahanan Inggris Ben Wallace mengatakan, Putin tidak punya pilihan selain mendeklarasikan perang dan terus bertempur demi menyelamatkan muka lantaran gagal menguasai Ukraina selama dua bulan terakhir.


"Saya benar-benar berpikir apa yang dia coba lakukan adalah meletakkan dasar melalui pengumuman pada perayaan May Day Perang Dunia Kedua untuk menutupi kegagalannya," kata Wallace dalam sebuah wawancara pada Kamis (28/4), seperti dikutip The National.

“Dia harus mengakui jika dia ingin memobilisasi lebih banyak orang Rusia bahwa ini adalah perang," tambahnya.

Hari Kemenangan sendiri merupakan peringatan menyerahnya Nazi pada 1945. Di Rusia, perayaan ini digelar dengan parade militer besar-besaran di Lapangan Merah, Moskow dan dihadiri oleh Putin.

Wallace menilai, Putin telah salah dalam beberapa perhitungan terkait invasi ke Ukraina. Hal itu membuat Rusia pada akhirnya melakukan serangan seperti pembunuhan massal dan penghancuran infrastruktur.

Dalam sebuah pernyataan pada hari yang sama, Kementerian Pertahanan Inggris menyebut Rusia telah menderita kerugian parah di Angkatan Lautnya.

Sekitar 20 kapal Angkatan Laut Rusia, termasuk kapal selam, telah ditempatkan di zona operasional Laut Hitam. Meski begitu kehadiran mereka tidak dapat menggantikan kapal Moskva yang dihancurkan Ukraina.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

KPK Panggil Bos Rokok HS di Kasus Suap Cukai

Kamis, 02 April 2026 | 10:39

UPDATE

SBY Desak PBB Investigasi Gugurnya Prajurit TNI di Lebanon

Minggu, 05 April 2026 | 12:15

Bansos Kunci Redam Gejolak Jika BBM Naik

Minggu, 05 April 2026 | 11:34

Episode Ijazah Jokowi Tak Kunjung Usai

Minggu, 05 April 2026 | 11:20

Indonesia Jangan Diam Atas Kebijakan Kejam Israel

Minggu, 05 April 2026 | 11:08

KPK Buka Peluang Panggil Forkopimda di Skandal THR Cilacap

Minggu, 05 April 2026 | 10:31

Drone Iran Hantam Kompleks Pemerintahan dan Energi Kuwait

Minggu, 05 April 2026 | 10:20

Krisis Global Momentum Perkuat Kemandirian Pangan Nasional

Minggu, 05 April 2026 | 10:14

UU Hukuman Mati Israel untuk Tahanan Palestina Mengarah ke Genosida

Minggu, 05 April 2026 | 09:43

Trump Ancam Iran Buka Selat Hormuz dalam 48 Jam atau Hadapi Konsekuensi

Minggu, 05 April 2026 | 09:33

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Selengkapnya