Berita

Menko Polhukam Mahfud MD/Net

Hukum

Mahfud MD Yakin KPK Era Firli Lebih Baik dari KPK Sebelumnya

JUMAT, 29 APRIL 2022 | 03:12 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meyakini bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang saat ini dikomandoi oleh Firli Bahuri lebih baik daripada KPK era sebelumnya.

Hal ini disampaikan oleh Mahfud MD saat menjadi penanggap hasil survei Indikator Politik Indonesia terkait dengan “Persepsi Publik terhadap Kinerja Lembaga Penegak Hukum dalam Pemberantasan Korupsi” secara virtual di Jakarta, Kamis (28/4).

“KPK itu kalau dilihat secara kuantitatif, pekerjaan pak Firli dkk itu tidak lebih jelek dari KPK sebelumnya,” kata Mahfud.


Mahfud mengatakan, jika dilihat dari perspektif kuantitatif atau berbasis dengan data, KPK era Firli Bahuri telah melakukan banyak tindakan penangkapan terhadap pelaku korupsi, mulai dari tingkat bupati, walikota, DPR hingga menteri.

Bahkan kata Mahfud, ada satu tolok ukur yang ia yakini KPK era Firli lebih baik dibanding dengan era sebelumnya yakni mencegah terjadinya tindak pidana korupsi.  

“Jadi yang potensial korupsi itu dibenahi, didatangi diberi tahu. Wah kamu ini nyusun kaya gini ini salah, ini berpotensi merugikan negara, itu lebih dari Rp580 triliun yang diselamatkan,” ungkap Mahfud.

Namun ia menyayangkan, bahwa KPK terlanjur diopinikan negatif oleh sebagian kelompok yang dikatakan oleh Mahfud ialah kelompok yang selalu nyinyir dalam berbagai hal apapun.

“Padahal, kalau mau ukuran kuantitatif, saya meyakini malah lebih bagus dari periode sebelumnya, kalau dilihat dari kuantitatif ya. Dari jumlah tindakan, orang yang dihukum (ditetapkan tersangka), kemudian kerugian negara dan potensi kerugian negara yang diselamatkan, kemudian uang yang disetor kepada negara,” demikian Mahfud MD.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Ini Pesan SBY untuk Pemerintahan Prabowo soal Langkah Stabilisasi Ekonomi

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:45

Pengusaha Perikanan jadi Tersangka Kasus Alih Fungsi Lahan di Batang

Kamis, 11 Juni 2026 | 03:19

Atlet Terbaik Taekwondo Asia Siap Tampil di Jakarta pada Agustus Mendatang

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:55

SBY: Masih Tersedia Opsi dan Solusi dari Otoritas Moneter dan Fiskal Kita

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:31

Reformasi MBG dan Menjaga Asa Prabowo

Kamis, 11 Juni 2026 | 02:02

Program MBG Jangan Dihancurkan Gegara Tata Kelola Bermasalah

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:42

Danantara Perkuat Fokus Bisnis Telkom Lewat Pemangkasan Anak Usaha

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:21

Said Didu soal Kasus BGN: Prabowo Betul-betul Dikhianati

Kamis, 11 Juni 2026 | 01:07

Kapuspen TNI: Media Miliki Peran Strategis Mencerdaskan Bangsa

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:50

DPD Minta Dapur MBG yang Sudah Berjalan Jangan Diputus Mendadak

Kamis, 11 Juni 2026 | 00:30

Selengkapnya