Berita

Kunjungan Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI) Chappy Hakim ke Simulator Dirgantara Indonesia (SDI)/Ist

Nusantara

Dukung Minat Kedirgantaraan Anak Muda, Chappy Hakim Kunjungi SDI dan SMPIT

KAMIS, 28 APRIL 2022 | 21:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ketua Pusat Studi Air Power Indonesia (PSAPI) Chappy Hakim mengapresiasi upaya berbagai pihak dalam meningkatkan minat kedirgantaraan anak-anak muda.

Hal itu ditunjukkan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) periode 2002-2005 itu dengan mengunjungi Simulator Dirgantara Indonesia (SDI) dan SMP Islam Terpadu (SMPIT) Asy Syukriyyah  di Tangerang pada Kamis (28/4).

"Upaya pengembangan minat dirgantara adalah juga merupakan program utama PSAPI di samping turut berkontribusi dalam menyumbangkan pemikiran dan ide-ide khususnya di bidang kedirgantaraan bagi kemajuan bangsa," kata Chappy lewat keterangan tertulisnya yang diterima redaksi.


Dalam kunjungannya ke SDI, Chappy bersama rombongan PSAPI diterima oleh sang pimpinan, Hery Friyanto. Itu adalah kunjungan Chappy kedua, setelah kunjungan pertamanya pada Agustus 2017 silam.

Pada kesempatan tersebut, Chappy menyampaikan apresiasinya kepada pihak SDI yang telah bekerja keras meningkatkan minat kedirgantaraan anak-anak muda.

Sebagai bentuk dukungan, Chappy juga menyumbangkan sejumlah buku kedirgantaraan.

SDI sendiri menyediakan fasilitas latihan terbang, meliputi simulator pesawat B-737, helikopter, dan lainnya. Di samping itu, SDI juga memberikan kursus dan pelatihan standar internasional di bidang keamanan penerbangan bagi Flight Operaton Officer (FOO) dan kargo udara, terutama pada aspek penanganan barang berbahaya.

Usai mengunjungi SDI, Chappy kemudian bertandang ke SMPIT Asy Syukriyyah.

Kunjungan tersebut merupakan dukungan PSAPI atas program pemerintah dalam mengembangkan minat baca dan minat kedirgantaraan generasi muda.

Untuk itu, Chappy juga turut menyumbangkan sejumlah buku bertema kedirgantaraan, yang diterima oleh staf SMPIT.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya