Berita

Pengamat politik Jamiluddin Ritonga/RMO

Politik

Jamiludin Ritonga: Kalau Pemerintah Lambat Bayar Utangnya, Keuangan BUMN Makin Parah

KAMIS, 28 APRIL 2022 | 16:05 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Pemerintah harus segera melunasi utangnya yang terus membengkak kepada BUMN. Pelunasan itu diperlukan agar cash flow keuangan BUMN dapat dijaga. Tanpa cash flow yang seimbang, akan semakin banyak BUMN yang oleng.

Begitu yang dikatakan pengamat politik Jamiluddin Ritonga ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Kamis (28/4).

"Bukan rahasia umum lagi, banyak BUMN yang keuangannya tidak sehat. Kalau pemerintah lambat membayar utangnya, sudah pasti keuangan BUMN akan semakin parah,” ucap Jamiluddin.


Jamiludin menjelaskan bahwa selama ini BUMN mendapatkan tugas berat dari pemerintah untuk pembangunan sejumlah infrastruktur.

Atas dasar itu, Jamiludin berpendapat, pemerintah perlu menyuntik dana dengan membayarkan utang-utangnya kepada BUMN. Dengan demikian,  sejumlah perusahaan milik pemerintah itu tidak oleng.

"Apalagi banyak BUMN yang dilibatkan dalam pembangunan infrastruktur, khususnya jalan tol. Mereka "dipaksa" membangun jalan tol di daerah yang secara bisnis tidak menguntungkan. BUMN ini dalam keadaan terpaksa harus membangun jalan tol dengan dana pinjaman,” katanya.

Mantan Dekan FIKOM IISIP ini menambahkan, kalau pemerintah meminjam ke BUMN dan BUMN sendiri dalam membangun infrastruktur harus meminjam, tentu hal itu akan semakin memberatkan BUMN.

"Akibatnya, akan semakin banyak BUMN yang tidak sehat keuangannya. Hal ini tentu membahyakan BUMN secara keseluruhan, termasuk tentunya bagi bangsa dan negara,” ujarnya.

"Karena itu, pemerintah harua dalam waktu singkat menyelesaikan utangnya kepada BUMN. Hanya dengn cara itu pemerintah sudah menjaga eksistensi BUMN sebagai salah satu pilar ekonomi negara,” demikian Jamiluddin.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

KPK Periksa Faisal Assegaf dalam Kasus Dugaan Suap Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:56

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

UPDATE

Komisi I DPR: Kisruh Rating IGRS di Steam Picu Kegaduhan

Rabu, 08 April 2026 | 19:50

JK Jangan jadi Martir Pemecah Belah Bangsa

Rabu, 08 April 2026 | 19:41

Narasi Pesimis di Tengah Gejolak Global Ganggu Stabilitas Nasional

Rabu, 08 April 2026 | 19:19

Ulama Dukung Wacana BNN Larang Vape

Rabu, 08 April 2026 | 19:18

KAMMI: Kerusakan Lingkungan Tidak Bisa Selesai di Ruang Diskusi

Rabu, 08 April 2026 | 19:05

WFH Momentum Perkuat Layanan Digital

Rabu, 08 April 2026 | 19:02

Motor Listrik Operasional SPPG Sudah Direncanakan Sejak 2025

Rabu, 08 April 2026 | 19:00

Harus Melayani, Kader PKB Jangan jadi Tamu 5 Tahunan

Rabu, 08 April 2026 | 18:51

JK Minta Jokowi Tunjukkan Ijazah Asli Buat Akhiri Polemik

Rabu, 08 April 2026 | 18:44

7 Menu Warteg Paling Dicari Orang Indonesia

Rabu, 08 April 2026 | 18:42

Selengkapnya