Berita

Ikrar setia bekas anggota NII Garut kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI)/Ist

Nusantara

Lagi, Puluhan Mantan NII di Garut Ikrar Setia kepada NKRI

KAMIS, 28 APRIL 2022 | 15:50 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan pencabutan baiat Negara Islam Indonesia (NII) kembali dilakukan puluhan anggota NII di Kecamatan Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, Kamis (28/4).

Ikrar setia kepada NKRI tersebut dilakukan di Gedung Islamic Center Kecamatan, Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat dan disaksikan oleh Polsek Pameungpeuk, Danramil, dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kementerian Agama (Kemenag).

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 65 orang yang menyatakan setia kepada NKRI dan mencabut baiat NII.


"Alhamdulillah ini merupakan hal yang menggembirakan dan mengharukan. Saya harap tidak ada kemunafikan sedikit pun dalam acara ini. Jika sampai munafik atau hanya kamuflase, maka bapak-bapak ibu-ibu dalam bahaya besar," kata Ketua MUI Kabupaten Garut, KH Sirojul Munir.

Senada dengan MUI Garut, Kepala Kemenag Kabupaten Garut, Cece Hidayat berharap, ikrar setia ke NKRI yang dilakukan puluhan mantan NII murni karena keinginan pribadi, bukan semata-mata karena takut ditangkap aparat.

"Saya juga berharap, bapak-bapak bisa memilih masuk ke dalam Ormas seperti NU, Muhammadiyah, Persis yang diakui negara dan ajarannya tidak menyeleweng," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya