Berita

Presiden Rusia, Vladimir Putin/Net

Dunia

Vladimir Putin Siap Balas Serangan Secepat Kilat Jika NATO Intervensi Perang Ukraina

KAMIS, 28 APRIL 2022 | 07:13 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia akan memberikan tanggapan militer "secepat kilat" jika negara-negara Barat atau NATO melakukan intervensi di Ukraina.

Peringatan itu disampaikan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin ketika berbicara di hadapan anggota parlemen di St. Petersburg pada Rabu (27/4).

Beberapa saat sebelum pernyataan Putin, Rusia mengklaim sudah menghancurkan sejumlah besar senjata yang dipasok Barat ke Ukraina.


"Negara-negara yang berpikir untuk ikut campur dalam peristiwa yang sedang berlangsung dan menciptakan ancaman strategis yang tidak dapat diterima bagi Rusia, mereka harus tahu bahwa tanggapan kami terhadap serangan balik akan secepat kilat," kata Putin.

Putin mengatakan, Rusia memiliki peralatan yang tidak dimiliki orang lain. Menurut Al Jazeera, pernyataan Putin secara implisit mengacu pada rudal balistik dan persenjataan nuklir yang dimiliki Moskow.

“Kami tidak akan menyombongkannya. Kami akan menggunakannya jika diperlukan dan saya ingin semua orang tahu itu. Kami sudah mengambil semua keputusan tentang ini," ucap Putin.

Baru-baru ini, Putin telah mengawasi keberhasilan uji coba rudal balistik antarbenua Sarmat. Rudal tersebut diperkirakan mampu membawa 10 atau lebih hulu ledak nuklir.

Rusia meluncurkan apa yang merka sebut sebagai operasi milier khusus ke Ukraina.

Putin sendiri menuduh NATO berencana menggunakan Ukraina sebagai rute untuk menyerang Rusia melalui Semenanjung Krimea, yang dicaplok Moskow pada 2014, dan wilayah perbatasan Donbas timur yang dikuasai separatis.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Sekolah Rakyat dan Investasi Penghapusan Kemiskinan Ekstrim

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:03

Agenda Danantara Berpotensi Bawa Indonesia Menuju Sentralisme

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:45

JMSI Siap Perkuat Peran Media Daerah Garap Potensi Ekonomi Biru

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:34

PP Himmah Temui Menhut: Para Mafia Hutan Harus Ditindak Tegas!

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:29

Rezim Perdagangan dan Industri Perlu Dirombak

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:15

GMPG Pertanyakan Penanganan Hukum Kasus Pesta Rakyat Garut

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:02

Roy Suryo Ogah Ikuti Langkah Eggi dan Damai Temui Jokowi

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:00

GMNI: Bencana adalah Hasil dari Pilihan Kebijakan

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:42

Pakar Hukum: Korupsi Merusak Demokrasi Hingga Hak Asasi Masyarakat

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:28

DPR Setujui Anggaran 2026 Komnas HAM Rp112 miliar

Kamis, 15 Januari 2026 | 20:26

Selengkapnya